Kata Kwarda Jatim Soal Sertifikat Pramuka Bisa Daftar TNI-Polri Tanpa Tes

Kata Kwarda Jatim Soal Sertifikat Pramuka Bisa Daftar TNI-Polri Tanpa Tes

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 06 Agu 2026 20:45 WIB
Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil.
Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, Budi Waseso memastikan sertifikat pramuka bisa digunakan sebagai salah satu syarat daftar TNI-Polri tanpa tes. Keistimewaan itu diberikan demi menarik minat generasi muda terhadap Pramuka.

Ketua Kwarda Pramuka Jatim, HM Arum Sabil menyambut positif kebijakan yang dikeluarkan Kwartir Nasional (Kwarnas) tersebut. Menurutnya, penghargaan bagi Pramuka Garuda menjadi bentuk apresiasi terhadap anggota yang telah melalui proses pembinaan karakter, mental, fisik, dan kepemimpinan.

"Kami sebagai keluarga besar Pramuka Jawa Timur sangat mengapresiasi langkah Kwartir Nasional yang telah memberikan ruang kompetisi yang positif. Ketika adik-adik yang terpilih sebagai Pramuka Garuda mendapatkan reward berupa kesempatan menjadi prajurit TNI maupun Bhayangkara, tentu ini informasi yang sangat menggembirakan. Kami menyambutnya dengan sukacita," ujarnya usai pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramuka Garuda merupakan penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada anggota yang memenuhi berbagai persyaratan kecakapan umum, kecakapan khusus, kepemimpinan, serta pengabdian sesuai jenjang kepramukaan.

Arum mengatakan, Jatim bahkan telah lebih dahulu membuka peluang bagi anggota Pramuka berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui kerja sama dengan sejumlah kampus. Kwarda Jatim telah menjalin kemitraan dengan Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

ADVERTISEMENT

"Di Universitas Nahdlatul Ulama kami mempersiapkan kader-kader yang ingin menjadi dokter dan mendapatkan perhatian khusus. Begitu juga di Unesa, anggota Pramuka yang memenuhi persyaratan akan diprioritaskan masuk sesuai rekomendasi dari Kwarda Jawa Timur," katanya.

Tak berhenti di situ, Kwarda Jatim juga tengah menyiapkan kerja sama dengan Universitas Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan Pramuka Produktif di bidang pertanian. "Anak-anak tidak hanya belajar praktik, tetapi juga mendapatkan bekal keilmuan di bidang pertanian sehingga kompetensinya semakin lengkap," katanya.

Arum berharap berbagai bentuk penghargaan tersebut semakin meningkatkan minat generasi muda mengikuti pendidikan kepramukaan. Menurutnya, Pramuka tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan di masa depan.

Sementara itu, semangat pembinaan karakter tersebut juga tercermin dalam keberangkatan 1.537 anggota Pramuka Jatim menuju Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, yang akan berlangsung pada 13-20 Agustus 2026.

Kontingen yang dilepas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Mabida Kwarda Pramuka Jatim itu terdiri atas Pramuka Penggalang, Pramuka Berkebutuhan Khusus, pembina Pramuka, hingga pimpinan kontingen. Di ajang tersebut, Jatim juga akan menghadirkan Anjungan Jatim sebagai etalase budaya, pariwisata, produk kreatif, serta inovasi pendidikan kepramukaan.

Arum berpesan agar seluruh peserta tidak hanya membawa nama baik Jawa Timur, tetapi juga menunjukkan karakter sebagai seorang Pramuka. "Jangan hanya meninggalkan jejak kaki di Bumi Perkemahan, tetapi tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan, prestasi, dan pengabdian di hati seluruh Pramuka Indonesia. Karena Pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan," jelasnya.

Arum menjelaskan anggota yang berangkat menuju Jamnas XII Tahun 2026 terdiri dari Pramuka Penggalang, Pramuka Berkebutuhan Khusus, pembina Pramuka dan pimpinan kontingen.

"(Di sana) Jawa Timur juga akan menghadirkan Anjungan Jawa Timur sebagai etalase budaya, seni pariwisata, produk kreatif, serta inovasi pendidikan kepramukaan yang mencerminkan semangat Jawa Timur yang maju kreatif, berbudaya dan penuh gotong royong," jelasnya.

Ia juga berharap dari Jawa Timur, dapat mengantarkan tunas-tunas, generasi Pramuka masa depan menuju Bumi Perkemahan Cibubur dengan membawa kehormatan Jawa Timur.

"Insyaallah akan kembali membawa kebanggaan Indonesia. Sebab Pramuka bukan sekadar mengenakan seragam, melainkan menghadirkan keteladanan dalam setiap langkah dan pengabdian," tuturnya.

Ia juga meminta para anggota Pramuka yang ikut dalam Jamnas XII dengan rasa bangga karena berstatus sebagai duta terbaik Jawa Timur.

"Jangan hanya meninggalkan jejak kaki di Bumi Perkemahan, tetapi tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan, prestasi dan pengabdian di hati seluruh Pramuka Indonesia. Karena Pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan," terangnya.



(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads