Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing Tanpa Dicuci

Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing Tanpa Dicuci

Jihan Navira - detikJatim
Kamis, 21 Mei 2026 12:20 WIB
Ilustrasi menghilangkan bau prengus daging kambing.
Ilustrasi menghilangkan bau prengus daging kambing. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Bau prengus pada daging kambing sering menjadi alasan banyak orang kurang menyukai olahan sate, gulai, atau tongseng. Tak sedikit pula yang langsung mencuci daging kambing dengan air karena mengira cara itu bisa menghilangkan aroma khasnya.

Padahal, kebiasaan tersebut justru dinilai bisa membuat aroma prengus semakin kuat dan tekstur daging berubah lebih alot. Karena itu, banyak orang mulai mencari cara menghilangkan bau prengus daging kambing tanpa dicuci agar rasa daging tetap lezat dan tidak amis saat dimasak.

Mulai dari memanfaatkan rempah dapur hingga teknik marinasi tertentu, ada beberapa cara yang umum digunakan untuk membantu mengurangi aroma khas kambing tanpa merusak kualitas dagingnya. Yuk, simak tips sebelum mengolah daging kambing kurban agar hasil masakan lebih sedap dan tidak berbau prengus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa Daging Kambing Bau Prengus?

Bau prengus pada daging kambing ternyata dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari usia hewan hingga jenis pakan yang dikonsumsi. Dikutip dari wawancara detikFood bersama Chef Stefu Santoso, aroma khas pada daging kambing umumnya lebih kuat pada kambing yang usianya lebih tua.

"Semakin tua usia kambing, maka baunya makin kuat. Sebaliknya, semakin muda kambing, baunya memang tidak terlalu kuat," ujar Chef Stefu Santoso seperti dikutip dari detikfood.

ADVERTISEMENT

Selain faktor usia, pakan hewan juga berpengaruh terhadap aroma daging kambing. Menurut Chef Stefu, bau prengus sebenarnya berasal dari makanan yang dikonsumsi kambing, sehingga aroma tersebut sulit dihilangkan sepenuhnya.

"Karena prengus kan berasal dari pakan hewan, jadi memang tidak bisa dihindari. Makanan itu yang sebenarnya akan membuat dia baunya seperti apa," jelasnya.

Teknik pengolahan dan penggunaan rempah menjadi salah satu cara yang umum dilakukan untuk mengurangi aroma prengus pada daging kambing sebelum dimasak. Selain itu, daging kambing memiliki baru prengus dikarenakan penyembelihan yang tidak sempurna atau pengulitan yang tidak baik serta tercemar isi perut.

Kenapa Daging Kambing Alot?

Chef Stefu membagikan solusi untuk mengatasi alotnya daging kambing. Tetapi sebelum itu, Chef Stefu mengatakan bahwa terdapat satu proses yang tidak dilewati sebagian masyarakat dalam mengolah daging kambing, yaitu aging.

Ia menyebut daging kurban atau daging yang didapat dari hewan yang baru meninggal masih menyisakan otot-otot yang kaku. Oleh karena itu, daging-daging tersebut membutuhkan waktu di mana daging sapi dengan minimal 21 hari, sedangkan kambing minimal 18 hari melewati proses aging.

Proses aging sendiri juga dikenal sebagai pelayuan, yaitu proses penyimpanan daging dengan tujuan menghasilkan tekstur daging yang lebih empuk dan rasa yang kuat.

Dilansir True Aussie Beef and Lamb, selama proses pelayuan, protein pada otot daging secara perlahan akan diurai oleh enzim alami yang masih tersisa setelah proses penyembelihan. Proses inilah yang membantu membuat tekstur daging menjadi lebih empuk.

Secara umum, terdapat dua metode pelayuan daging yaitu wet aging dan dry aging. Wet aging dilakukan dengan menyimpan daging yang sudah dipotong atau dipisahkan dari tulangnya dalam kemasan khusus pada suhu dingin. Metode ini dikenal mampu meningkatkan kelembutan daging meski tidak terlalu banyak mengubah cita rasanya.

Sementara dry aging, dilakukan dengan menggantung potongan karkas di ruang pendingin dalam waktu tertentu sehingga kadar air dalam daging akan berkurang secara perlahan hingga rasa daging menjadi lebih kuat dan teksturnya lebih lembut. Proses dry aging ini berlangsung sekitar 7-14 hari meski pada beberapa jenis daging bisa dilakukan hingga satu atau dua bulan.

Benarkah Daging Kambing Tidak Dianjurkan Dicuci?

Melalui laman resminya, Dinas Kesehatan Mojokerto menyebut umumnya daging dicuci dahulu sebelum diolah. Namun, pada daging kambing, cara ini disebut yang justru dapat membuat aroma amis atau prengus semakin kuat serta berisiko membuat tekstur daging menjadi lebih alot saat dimasak.

Karena itu, disarankan untuk langsung mengolah atau merebus daging kambing tanpa dicuci menggunakan air. Saat merebus, sebaiknya gunakan air bersuhu ruang sejak awal, bukan langsung air mendidih, agar tekstur daging lebih empuk dan proses pemasakan berlangsung lebih merata.

Senada dengan Chef Stefu yang mengatakan bahwa untuk mengatasi alotnya daging kambing adalah mengolahnya menggunakan teknik masak basak (braised) seperti gulai, rendang, atau sup karena tak ada cara lain untuk mengempukkan daging kurban selain melalui proses merebus lama.

Chef Stefu juga menyarankan untuk menghindari memasak daging kambing menjadi sate, steak, atau yang dipanggang karena besar kemungkinannya tekstur daging masih sangat alot.

Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing

Bau prengus pada daging kambing sering jadi alasan banyak orang ragu mengolahnya, padahal aroma khas tersebut bisa dikurangi dengan cara sederhana menggunakan bahan dapur yang mudah ditemukan.

Mulai dari jeruk nipis, jahe, hingga rempah-rempah tertentu, ada beberapa trik yang bisa membantu membuat daging kambing lebih segar, empuk, dan minim bau tanpa menghilangkan cita rasanya saat dimasak.

1. Tidak Mencuci Daging Kambing

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mencuci daging kambing justru memperkuat aroma prengus. Melansir buku "Hidangan Berkuah Pilihan oleh Wanita Indonesia", daging kambing yang akan dimasak cukup dibersihkan menggunakan lap atau serbet bersih.

Lalu, bungkus daging dengan daun pepaya selama 15-20 menit. Setelah itu, daging siap untuk dimasak.

2. Hilangkan Lemak

Dikutip dari laman resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, iris dan buang lemak putih yang menempel pada daging sebelum diolah agar bau prengusnya hilang. Namun, jangan buang seluruh lemak untuk tetap menjaga cita rasa gurihnya.

3. Pakai Jeruk Nipis

Jeruk nipis dinilai efektif mengurangi bau prengus dengan membunuh bakteri. Caranya dengan membalurkan perasan jeruk nipis pada daging, kemudian diamkan daging sekitar 30 menit.

4. Daun Salam, Sereh, dan Kunyit

M Chairul Arifin dalam buku "Kamus & Rumus Peternakan dan Kesehatan Hewan" menyebut bau prengus pada daging kambing dapat dihilangkan dengan menambahkan daun salam, sereh, dan sedikit irisan kunyit. Rempah-rempah tersebut ditambahkan ketika merebus daging kambing menggunakan panci presto.

5. Biji Cengkih

Dilansir dari buku "A-Z Tips Seputar Rumah" oleh Tiurna Sitanggang, salah satu metode yang disebut paling ampuh menghilangkan bau prengus daging kambing adalah menambahkan bubuk cengkih pada air rebusan daging.

6. Masak dengan Banyak Rempah

Untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing adalah dengan memasaknya menggunakan banyak rempah seperti menambahkan ketumbar, lada, kapulaga, hingga kayu manis untuk menyamarkan bau amisnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk merendam daging kambing dengan ketumbar dan didiamkan selama kurang lebih 30 menit untuk menghilangkan aroma prengus sekaligus membuat rasanya lebih nikmat.

7. Bunga Lawang

Cara lain mengatasi bau prengus daging kambing adalah menambahkan rempah bunga lawang karena memiliki aroma harum yang khas. Salah satu contoh hidangan kambing yang menggunakan bunga lawang untuk menghilangkan bau prengus adalah rebeg khas Banten.

8. Jahe

Menurut Ummu Wajeeha dalam buku "Loving Cooking", merebus daging kambing sebaiknya dilakukan bersama jahe terlebih dahulu sebelum dibumbui dan dimasak lebih lanjut. Metode tersebut mampu membuat daging kambing lebih empuk, serta bebas dari aroma prengus.

9. Membuang Buih Saat Merebus Daging Kambing

Dalam buku "Variasi Bakso Sehat", Tim Dapur DeMedia memberikan tips menghilangkan bau prengus daging kambing menggunakan teknik merebus tanpa bahan tambahan. Caranya dengan mendidihkan air terlebih dahulu, lalu masukkan daging kambing dan biarkan hingga berbuih. Setelah itu, buang buihnya hingga habis.

10. Daun Kari

Mengutip buku "Rahasia Sukses Berbisnis Masakan Padang" oleh Budi Sutomo, daun kari dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan prengus pada daging kambing.

Caranya dengan menambahkan 3-5 lembar daun kari ke dalam masakan berkuah. Daun kari memberikan aroma harum dan gurih, serta menghilangkan bau prengus .

Demikian beberapa cara menghilangkan bau prengus daging kambing tanpa dicuci yang bisa dicoba di rumah. Dengan teknik pengolahan yang tepat, aroma khas kambing dapat dikurangi tanpa menghilangkan cita rasa alami dagingnya.

Mulai dari penggunaan rempah, marinasi, hingga cara merebus yang benar, setiap langkah memiliki pengaruh terhadap hasil akhir masakan. Karena itu, memahami cara mengolah daging kambing dengan tepat bisa membantu menghasilkan hidangan yang lebih empuk, lezat, dan minim bau prengus.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads