58 Biksu dari 5 Negara Jalan Kaki ke Borobudur Melintas di Sidoarjo

58 Biksu dari 5 Negara Jalan Kaki ke Borobudur Melintas di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Kamis, 14 Mei 2026 12:17 WIB
Biksu dari 5 Negara Jalan Kaki ke Borobudur Lewati Jatim
Biksu dari 5 Negara Jalan Kaki ke Borobudur Lewati Jatim/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Indonesia Walk for Peace 2026 diikuti puluhan biksu dari berbagai negara Asia Tenggara. Sebanyak 58 biksu berjalan kaki sejauh 666 kilometer dari Bali menuju Candi Borobudur dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak. Saat ini, para biksu sudah sampai di Sidoarjo, Jawa Timur.

Perjalanan spiritual tersebut dimulai pada Sabtu (9/5/2026) dari Brahmavihara Arama dan ditargetkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026. Para peserta berasal dari Thailand, Malaysia, Laos, Singapura, dan Indonesia.

Koordinator pendamping perjalanan, Romo Wawan mengatakan, kegiatan ini bukan bagian dari organisasi tertentu, melainkan gerakan sukarela yang membawa pesan toleransi dan perdamaian dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini gerakan sukarela. Kami ingin menyampaikan nilai toleransi antarumat beragama dan perdamaian dunia. Setiap langkah yang dilakukan para biksu adalah bentuk kontribusi untuk menciptakan damai bagi keluarga, bangsa, dan dunia," ujar Romo Wawan, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, rute tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya perjalanan dimulai dari Thailand menuju Indonesia, kini rombongan memulai langkah dari Bali lalu menyeberang ke Pulau Jawa.

Rombongan saat ini melintasi wilayah Surabaya dan Sidoarjo sebelum bergerak ke arah barat menuju Jawa Tengah. Romo Wawan mengakui tantangan terbesar perjalanan tahun ini adalah cuaca panas, khususnya di wilayah Jawa Timur yang diperkirakan mencapai 38 hingga 40 derajat Celsius.

"Kami sudah antisipasi. Ada bantuan tim pemadam kebakaran di titik-titik panas, lalu disiapkan handuk kecil berisi es untuk menjaga suhu tubuh peserta," jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Malaysia, Biksu Jef mengaku senang bisa mengikuti perjalanan damai tersebut. Biksu Jef yang berasal dari Kedah mengatakan dirinya masuk ke Indonesia sejak 7 Mei 2026 dan merasakan sambutan hangat masyarakat sepanjang perjalanan.

"Sangat menyenangkan berjalan di Indonesia. Walaupun cuaca cukup panas, itu tidak menjadi halangan. Masyarakat di sini sangat ramah, sering menyapa dan menyambut kami dengan baik," kata Biksu Jef.

Ia juga mengaku selama perjalanan kondisi penginapan dan tempat istirahat aman serta nyaman tanpa kendala berarti.

Para biksu dijadwalkan bermalam di salah satu wihara di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah. Dengan rata-rata jarak tempuh 30 hingga 40 kilometer per hari, rombongan diharapkan tiba di Borobudur tepat menjelang puncak perayaan Waisak.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads