51 Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

51 Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

Bakrie - detikJatim
Minggu, 03 Mei 2026 21:15 WIB
Kelenteng Hok Yoe Kiong, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk
Kelenteng Hok Yoe Kiong, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Sebanyak 51 biksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia akan melintasi Kabupaten Nganjuk dalam rangka agenda Indonesian Walk for Peace 2026. Rombongan dijadwalkan tiba pada 20 Mei 2026 sore dan menginap di Kelenteng Hok Yoe Kiong, Kecamatan Sukomoro.

Ketua Panitia Indonesian Walk for Peace 2026 Kabupaten Nganjuk, Roy Sugianto, mengatakan, kedatangan para biksu akan disambut meriah dengan melibatkan berbagai elemen lintas agama.

"Ini adalah misi perdamaian. Kami ingin masyarakat Nganjuk turut merasakan dan menyebarkan semangat harmoni," ujar Roy, Minggu (3/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roy yang juga Ketua Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro menyebut, penyambutan akan dipusatkan di sepanjang Jalan Raya Surabaya-Solo. Mulai dari kawasan Stasiun Baron hingga depan Kelenteng Sukomoro. Masyarakat lintas agama akan berjejer menyambut rombongan biksu.

"Penyambutan ini melibatkan berbagai unsur, dari lintas agama, antara lain FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Nganjuk, jaringan Gusdurian Nganjuk, MLKI (Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia) Nganjuk, juga teman-teman komunitas Tionghoa (PSMTI) Nganjuk,," ungkap Roy.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut dijelaskan Roy, rombongan biksu akan memasuki wilayah Nganjuk dari arah Kertosono setelah sebelumnya berjalan kaki dari Kelenteng Gudo, Jombang.

Mereka lalu akan singgah sejenak di Kelenteng Kertosono untuk makan siang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kelenteng Sukomoro.

Setibanya di Kelenteng Hok Yoe Kiong, lanjut Roy, para biksu akan mengikuti prosesi penyambutan yang juga mengundang jajaran forkopimda, tokoh lintas agama, serta masyarakat umum.

"Pada hari pertama, para biksu akan menginap di aula Kelenteng Sukomoro," imbuhnya.

Di hari kedua, rombongan biksu akan berjalan kaki melintasi sejumlah jalan protokol di Kota Nganjuk. Seperti Jalan Jalan Yos Sudarso, kawasan Tugu Jayastamba di Jalan Ahmad Yani, hingga Pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

"Nanti di pendopo rombongan akan diterima langsung oleh Bupati Nganjuk. Di sepanjang rute, anak-anak sekolah juga akan turut berpartisipasi menyambut dengan berbaris di tepi jalan," terang Roy.

Usai dari pendopo, perjalanan dilanjutkan ke arah barat melalui jalur utama Surabaya-Solo. Di tengah jalan, rombongan akan singgah di Polsek Bagor, Kecamatan Bagor, Nganjuk untuk makan siang, sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah Madiun.

Panitia juga telah menyiapkan titik singgah di kompleks gudang amunisi TNI di Saradan, Madiun, sebelum rombongan menuju Kantor Pemkab Madiun di Caruban untuk bermalam.

Perjalanan ini menurut Roy merupakan bagian dari aksi jalan kaki lintas daerah yang dimulai dari Bali sejak 7 Mei 2026 dan akan berakhir di Candi Borobudur, Magelang, bertepatan dengan perayaan Waisak.

"Pesan utamanya adalah perdamaian, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama," pungkas Roy.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads