Kemenhaj Luncurkan Dashboard Haji 2026, Jemaah dan Keluarga Bisa Cek Ini

Kemenhaj Luncurkan Dashboard Haji 2026, Jemaah dan Keluarga Bisa Cek Ini

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Jumat, 08 Mei 2026 03:00 WIB
Tampilan Dashboard Haji 2026
Tampilan Dashboard Haji 2026. Foto: Tangkapan layar Dashboard Haji 2026
Surabaya -

Pelaksanaan ibadah haji 2026 mulai memasuki tahap persiapan dan pemerintah menghadirkan layanan digital baru bernama Dashboard Haji 2026. Platform ini menjadi sorotan karena berkat aplikasi ini jemaah dapat memantau berbagai informasi haji secara real time.

Lewat dashboard ini, masyarakat bisa melihat jadwal keberangkatan, data jemaah, akomodasi, hingga laporan kesehatan selama operasional haji berlangsung. Kehadiran layanan ini disebut sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan haji yang lebih transparan dan mudah diakses masyarakat.

Apa Itu Dashboard Haji?

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) meluncurkan Dashboard Haji 2026. Layanan publik ini merupakan bagian dari penguatan transparansi informasi dan layanan kepada masyarakat. Dashboard Haji 2026 dapat diakses publik melalui link https://dashboard.haji.go.id.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari detikNews, Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh Hasan Afandi mengatakan dashboard publik ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kemenhaj dalam menghadirkan tata kelola penyelenggaraan haji yang terbuka, informatif, dan mudah diakses.

"Dashboard ini kami hadirkan agar masyarakat, keluarga jemaah, media, dan pemangku kepentingan dapat mengikuti perkembangan penyelenggaraan haji secara lebih mudah. Informasi yang tersaji diharapkan membantu publik mendapatkan gambaran layanan haji secara cepat dan terintegrasi," ujar Hasan di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Fungsi Dashboard Haji 2026

Dashboard Haji 2026 berfungsi sebagai pusat informasi operasional haji yang menampilkan data penting selama proses penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. Layanan ini menyediakan berbagai informasi sebagai berikut.

  • Statistik haji
  • Masa praoperasional
  • Operasional haji 1447 H/2026 M

Ada juga beberapa fitur yang tersedia, antara lain sebagai berikut.

  • Informasi jemaah reguler
  • Data lansia dan pengguna kursi roda
  • Pencarian data jemaah
  • Detail akomodasi
  • Laporan jemaah wafat
  • Data jemaah dirawat
  • Jadwal penerbangan, keberangkatan dan kedatangan jemaah
  • Peta terintegrasi fasilitas layanan jemaah

Harapannya, dengan sistem informasi yang terbuka, proses pemantauan layanan jemaah dapat dilakukan secara lebih luas, mulai dari pemberangkatan, kedatangan, akomodasi, mobilitas, hingga layanan kesehatan.

"Prinsipnya, Kemenhaj ingin memastikan penyelenggaraan haji berjalan transparan, tertib, dan akuntabel. Setiap perkembangan layanan terus kami kawal, dan dashboard ini menjadi salah satu kanal informasi resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat," ujar Hasan.

Kapan Puncak Haji 2026?

Wukuf merupakan rangkaian ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Wukuf juga disebut sebagai puncak ibadah haji, di mana jemaah melakukan kegiatan berdiam diri (hadir) di Arafah.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M yang disampaikan Kemenhaj, 9 Dzulhijjah 1447 H/2026 M jatuh pada 26 Mei 2026. Itu berarti, puncak haji 2026 atau wukuf di Arafah jatuh pada 26 Mei 2026.

Jadwal Perjalanan Haji 1447 H/2026 M

Merujuk pada keputusan resmi Kemenhaj, jadwal perjalanan haji 1447 H/2026 M telah disusun sebagai panduan bagi jemaah sejak keberangkatan dari tanah air hingga kembali ke Indonesia.

Rangkaian jadwal ibadah haji 2026 mencakup tahapan penting dalam pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, mulai dari kedatangan di Madinah dan Makkah, hingga puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

  • 21 April 2026 (4 Zulkaidah 1447 H): Jemaah haji masuk asrama haji
  • 22 April 2026 (5 Zulkaidah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 1 Mei 2026 (14 Zulkaidah 1447 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 6 Mei 2026 (19 Zulkaidah 1447 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 7 Mei 2026 (20 Zulkaidah 1447 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 15 Mei 2026 (28 Zulkaidah 1447 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 21 Mei 2026 (4 Zulhijah 1447 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 21 Mei 2024 (4 Zulhijah 1447 H): Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)
  • 25 Mei 2026 (8 Zulhijah 1447 H): Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
  • 26 Mei 2026 (9 Zulhijah 1447 H): Wukuf di Arafah
  • 27 Mei 2026 (10 Zulhijah 1447 H): Idul Adha 1447 H
  • 28 Mei 2026 (11 Zulhijah 1447 H): Hari Tasyrik I
  • 29 Mei 2026 (12 Zulhijah 1447 H): Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
  • 30 Mei 2026 (13 Zulhijah 1447 H): Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)
  • 1 Juni 2026 (15 Zulhijah 1447 H): Awal pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air
  • 1 Juni 2026 (15 Zulhijah 1447 H): Awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Tanah Air
  • 7 Juni 2026 (21 Zulhijah 1447 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 15 Juni 2026 (29 Zulhijah 1447 H): Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Tahun Baru Hijriah 1448 H
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Awal kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air
  • 21 Juni 2026 (6 Muharam 1448 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 H): Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 1 Juli 2026 (16 Muharam 1448 H): Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads