Semarak Idul Adha tak langsung usai setelah hari penyembelihan kurban. Umat Islam masih melanjutkan suasana ibadah melalui hari tasyrik. Hari ini adalah hari-hari mulia yang menjadi simbol syukur, kebersamaan, dan penguatan spiritual setelah hari raya.
Pada hari-hari ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, zikir, dan berbagai amalan sunah. Inilah jadwal lengkap hari tasyrik, serta amalan yang bisa dilakukan. Yuk, simak detikers!
Mengenal Hari Tasyik
Hari tasyrik merupakan salah satu momen penting dalam kalender Islam yang datang setelah perayaan Idul Adha. Hari tasyrik termasuk hari raya umat Islam yang jatuh setelah Idul Adha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari detikHikmah yang mengutip buku "Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat: Petunjuk Nabi Muhammad SAW untuk Terkabulnya Semua Hajat" karya M Ghofur Khalil, hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.
Secara bahasa, "tasyrik" berasal dari kata Arab yang berarti "menjemur", karena pada masa Rasulullah SAW, daging kurban dijemur untuk diawetkan. Jadi, dari istilah tersebut dapat dipahami bahwasanya hari tasyrik adalah hari untuk menikmati nikmat Allah SWT sekaligus memperbanyak zikir sebagai bentuk rasa syukur.
Di hari tasyrik, umat Islam juga dilarang berpuasa. Sebab, hari tasyrik merupakan hari untuk makan dan minum sebagai bagian dari perayaan, serta ungkapan syukur atas karunia Allah SWT.
Kapan Hari Tasyrik 2026?
Hari tasyrik merupakan tiga hari yang berlangsung setelah Idul Adha dalam kalender Islam. Pada 2026, hari tasyrik diperkirakan jatuh pada 28, 29, dan 30 Mei 2026 atau bertepatan dengan 11, 12, dan 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
وأيام التشريق ثلاثة بعد يوم النحر سميت بذلك لتشريق الناس لحوم الأضاحى فيها وهو تقديدها ونشرها في الشمس
Hari tasyrik adalah sebutan bagi tiga hari (11, 12, 13 Dzulhijjah) setelah hari nahar (10 Dzulhijjah). Tiga hari itu dinamai demikian karena orang-orang menjemur daging kurban di waktu tersebut, mendendeng dan menghampar daging pada terik matahari. (Al-Imam An-Nawawi, Al-Minhaj, Syarah Shahih Muslim Ibnil Hajjaj)
Pada tahun ini, berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), Idul Adha 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 27 Mei 2026. Maka, hari tasyrik pada 2026 dirayakan pada tanggal berikut.
- 11 Zulhijjah 1447 Hijriah: Kamis 28 Mei 2026
- 12 Zulhijjah 1447 Hijriah: Jumat 29 Mei 2026
- 13 Zulhijjah 1447 Hijriah: Sabtu 30 Mei 2026
Hukum Puasa di Hari Tasyrik
Rasulullah SAW bersabda: "Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum" (HR Muslim). Dalam hadis lain dari sahabat Nubaisyah Al-Hudzali, Rasulullah SAW bersabda, "Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah" (HR Muslim).
Bahkan, hadis riwayat Ahmad menjelaskan hal yang serupa: "Rasulullah SAW mengutus Abdullah bin Hufadzah untuk berkeliling Mina dan menyeru, "Janganlah kalian puasa pada hari-hari ini (hari tasyrik), karena hari-hari itu merupakan hari-hari untuk makan, minum, dan zikir kepada Allah Azza wa Jalla" (HR Ahmad).
Dari rangkuman tersebut jelas bahwa pada hari tasyrik umat dilarang berpuasa. Pasalnya, hari-hari tersebut ditetapkan sebagai waktu untuk makan, minum, dan memperbanyak zikir kepada Allah SWT.
Amalan pada Hari Tasyrik
Merujuk pada laman Kementerian Agama (Kemenag), terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam selama hari tasyrik. Berikut beberapa di antaranya.
1. Memperbanyak Takbir
Salah satu amalan yang bisa dilakukan pada hari tasyrik adalah memperbanyak takbir, sebagaimana yang diriwayatkan Imam Bukhari.
وقال ابنُ عَبَّاسٍ وَاذْكُرُواْ اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَّعْدُودَاتٍ أَيَّامُ العَشْرِ والأَيَّامُ المَعْدُوْدَاتُ أَيَّامُ التَّشْرِيْقِ وكَانَ ابنُ عُمَرُ وأَبُو هُرَيْرَةَ كَانَا يَخْرُجَانِ إِلَى السُّوقِ فِي أيَّامِ العَشْرِ يُكبِّرَانِ، ويُكَبِّرُ النَّاسُ بِتَكْبِيْرِهِمَا وكَبَّرَ مُحَمَّدٌ بْنُ عَلِيٍّ خَلْفَ النَافِلَةِ
Artinya: Ibnu Abbas ra mengatakan, "Sebutlah nama Allah (zikirlah) pada hari tertentu" (Surat Al-Baqarah ayat 203). Hari 10 dan hari-hari tertentu adalah Hari Tasyrik. Sahabat Ibnu Umar dan Abu Hurairah ra keluar ke pasar pada hari 10 sambil bertakbir. Orang-orang pun ikut bertakbir karena takbir keduanya. Muhammad bin Ali juga bertakbir setelah shalat sunah. (HR Bukhari)
2. Melaksanakan Kurban
Bagi umat Islam yang memiliki kemampuan, disarankan melaksanakan kurban pada hari-hari tasyrik. Selain sebagai bentuk ketaatan, kurban juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pembagian daging hasil penyembelihan. Anjuran berkurban ini tercantum dalam surah Al-Kautsar ayat 2 berikut.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
Artinya: Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah!
3. Menikmati Hidangan Makanan dan Minuman
Pada hari tasyrik, umat Islam dianjurkan untuk makan dan minum sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW berikut.
"Hari-hari tasyrik adalah hari untuk makan, minum dan berzikir kepada Allah SWT". (HR Muslim)
(irb/hil)











































