Inspiratif! Wisudawan Tunanetra Unesa Raih Beasiswa S2

Esti Widiyana - detikJatim
Sabtu, 02 Mei 2026 10:30 WIB
El Panta Tarigan mendapatkan beasiswa S2. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Keterbatasan fisik bukan menjadi alasan sebagai penghalang seseorang untuk berprestasi. Seperti El Panta Tarigan, wisudawan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ke-199 membuktikan bahwa dia mampu berprestasi dan menjadi inspirasi.

El adalah lulusan Unesa Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang baru diwisuda Rabu (29/4). Pria asal Medan itu kehilangan penglihatan ketika berusia 12 tahun dan menjadi titik terberat dalam hidupnya.

Namun, El tak larut dalam keterpurukan, ia memilih bangkit dan merantau ke Surabaya untuk mengejar impiannya. Di Unesa, El tidak hanya kuliah, tetapi juga ekosistem inklusif yang mendukung mobilitasnya melalui fasilitas guiding block dan budaya saling bantu yang kuat.

Dalam menyelesaikan tugas akhirnya, El menunjukkan kemandirian dengan mengkaji peran Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) dalam meningkatkan keterampilan sosial disabilitas di Lamongan. Proses riset tersebut ia tuntaskan dengan bantuan teknologi screen reader (pembaca layar) pada laptopnya.

"Teknologi membantu saya tetap mandiri dalam membaca materi hingga menyusun skripsi. Saya ingin menunjukkan bahwa dengan aksesibilitas yang tepat, kami mampu bersaing secara setara," kata El, Jumat (1/5/2026).

Ketekunannya berbuah manis, ia berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu dengan kualitas riset yang baik.

Keseharian El tidak hanya dihabiskan di perpustakaan dan kampus. Ia adalah seorang atlet paralimpik yang sarat prestasi.

Jejak prestasinya mulai dari raihan medali tolak peluru pada Pekan Paralimpik Pelajar 2017, juara satu goalball tingkat provinsi pada 2019, hingga aktif sebagai atlet catur di berbagai kejuaraan. Ditambah postur tubuhnya yang tingginya 215 cm kerap mencuri perhatian.

"Meski menghadapi tantangan teknis dalam keseharian, seperti mencari ukuran pakaian dan sepatu jumbo, saya menganggap itu sebagai bagian dari identitas yang harus disyukuri," ujarnya.

Berkat semangat dan prestasinya, Rektor Unesa Prof Nurhasan memberikan hadiah beasiswa lanjut studi jenjang Magister (S2) untuk El. Baginya, ini menjadi apresiasi nyata atas kegigihan dan prestasi yang telah ia tunjukkan selama menempuh pendidikan tinggi.

"Jika Pak Rektor memberi kesempatan, tentu saya terima dengan penuh tanggung jawab. Rencana saya adalah mendalami bidang pendidikan inklusif di jenjang S2," ujarnya.

Visi El di masa depan jelas, yakni kembali ke Sumatera Utara untuk mengabdi sebagai pendidik. Ia menyadari bahwa di tanah kelahirannya masih minim perguruan tinggi negeri yang memiliki jurusan Pendidikan Luar Biasa.

"Saya ingin menjadi jembatan bagi anak-anak disabilitas di Medan agar mendapatkan akses pendidikan yang layak seperti yang ia rasakan di Unesa," pungkasnya.



Simak Video "Kabar Baik! Ada Beasiswa S2 Master of Business Administration di AS"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork