Kasus Kanker di Kota Batu Meningkat, Ini Pemicu Utamanya

Kasus Kanker di Kota Batu Meningkat, Ini Pemicu Utamanya

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Rabu, 04 Feb 2026 23:00 WIB
Kasus Kanker di Kota Batu Meningkat, Ini Pemicu Utamanya
Ilustrasi Kanker Payudara (Foto: iStock)
Batu -

Tanggal 4 Februari menjadi peringatan hari kanker sedunia. Kasus kanker ini perlu mendapat perhatian lebih di Kota Batu karena jumlah penderita yang terus meningkat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, tercatat sebanyak 115 kasus kanker di Kota Batu. Dari jumlah kasus itu, ditemukan tertinggi adalah kanker payudara sebanyak 59 kasus.

Jumlah kasus pada tahun 2025 merangkak naik menjadi total 134 kasus. Polanya masih serupa, yakni kanker payudara paling tinggi dengan jumlah 75 kasus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan bahwa pemicu utama kanker adalah gaya hidup tidak sehat.

ADVERTISEMENT

"Gaya hidup ini penyebab paling banyak mengakibatkan kanker. Seperti kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan, pola makan tidak sehat (tinggi lemak, makanan olahan, dan minim serat), kurang aktivitas fisik hinggga paparan sinar matahari berlebih tanpa perlindungan," kata Susana, Rabu (4/2/2026).

Selain gaya hidup, faktor lain yang mengakibatkan kanker seperti infeksi virus (HPV), paparan zat kimia di lingkungan kerja, faktor genetik serta bertambahnya usia yang meningkatkan risiko sel kanker berkembang.

Melihat tingginya kasus kanker di Kota Batu, Dinkes Kota Batu mengimbau masyarakat untuk melakukan gerakan 'SADARI' (Periksa Payudara Sendiri) untuk deteksi dini. Sebab, kanker ditemukan pada stadium awal memiliki peluang sembuh yang lebih tinggi.

Berikut langkah antisipasi kanker yang disarankan Dinkes Kota Batu:

- Deteksi Dini: Melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin, USG/Mammografi, serta tes IVA atau Pap Smear untuk mendeteksi kanker serviks.
- Vaksinasi: Melakukan Imunisasi Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks dan vaksin Hepatitis B untuk mencegah kanker hati.
- Pola Hidup Sehat: Mengonsumsi banyak sayur dan buah, rutin berolahraga minimal 30 menit sehari, serta menjaga berat badan ideal.
- Hindari Paparan Berbahaya: Menggunakan Pelindung diri (masker/sunscreen) saat terpapar polusi atau bahan kimia.

"Sementara untuk yang punya faktor genetik bukan berarti pasti terkena kanker, namun risikonya lebih tinggi. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin jadi kuncinya," tandasnya.




(auh/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads