Mitos atau Fakta, Telur Tembean Bisa Tingkatkan Peluang Hamil?

Chilyah Auliya - detikJatim
Sabtu, 29 Nov 2025 17:00 WIB
Telur tembean/Foto: Chilyah Aulia/detikJatim
Surabaya -

Di antara maraknya informasi seputar program hamil di media sosial, telur tembean atau kerap disebut telur kampung mini, kembali menjadi perbincangan. Banyak masyarakat meyakini telur mungil ini mampu meningkatkan peluang kehamilan, hingga permintaannya melonjak di sejumlah agen telur Surabaya.

Namun, benarkah klaim tersebut terbukti secara medis?

Lala, pemilik agen telur kampung di kawasan Rungkut, Surabaya menjelaskan, telur tembean berasal dari ayam kampung yang masih berusia sangat muda, yakni sekitar 4 sampai 6 bulan.

"Karena ayamnya kecil, ukuran telurnya juga mini sekali," ujar Lala pada Kamis, (27/11/2025).

Menurutnya, telur tembean sebenarnya memiliki keunggulan tersendiri di luar mitos soal kehamilan. Cangkangnya lebih tebal, daya simpannya bisa lebih dari satu bulan, lebih lama dibanding telur kampung ukuran standar yang umumnya bertahan 7-14 hari.

"Banyak ibu-ibu yang pakai untuk campuran masakan. Ada juga yang jadi makanan utama anak yang sudah mulai MPASI karena tidak ada kandungan kimianya. Murni telur kampung," jelasnya.

Meski begitu, Lala mengakui bahwa sebagian besar pembeli datang karena mendengar kabar bahwa telur tembean dapat membantu pasangan yang sedang menjalani program hamil (promil).

Selain mitos promil, sebagian warga juga percaya telur tembean kerap digunakan untuk sesajen atau ritual tertentu.

"Ada juga yang cari buat kebutuhan itu. Macam-macam lah alasannya," tambah Lala.

Dari sisi harga, Lala menyebut telur tembean lebih murah dibanding telur kampung ukuran standar. Namun ketersediaannya tidak menentu.

"Tergantung peternak. Kalau ayam yang sudah tua diafkir, barulah mulai ada bibit ayam baru yang menghasilkan telur tembean," tuturnya.



Simak Video "Video: Denny Sumargo dan Istri Tengah Jalani Promil Anak Kedua"


(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork