Raka Jatim Minta Pacar Aborsi Viral, Disbudpar Siapkan Sanksi Cabut Gelar!

Raka Jatim Minta Pacar Aborsi Viral, Disbudpar Siapkan Sanksi Cabut Gelar!

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 10 Agu 2026 09:13 WIB
Runner up Raka Jawa Timur 2026 yang viral meminta pacarnya aborsi ke SIngapura
Runner up Raka Jawa Timur 2026 yang viral meminta pacarnya aborsi ke SIngapura (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Jagat maya dihebohkan kabar runner up Raka Jawa Timur 2026 Tio Ferdian Rahmana yang diduga meminta pacarnya untuk mengaborsi kandungan ke Singapura. Kabar itu viral di sosial media Instagram hingga threads.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur, Evy Afianasari menyebut gelar untuk Tio Ferdian bisa dicabut apabila semua bukti sudah lengkap.

"Nanti hari Selasa kami akan membuat sidang, jadi nanti keputusannya apa akan kami sampaikan berikutnya. Tapi sanksi terberat adalah pencabutan gelar dan pencoretan nama yang bersangkutan dalam Ikatan Raka Raki," kata Evy kepada detikJatim, Senin (10/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evy menyatakan pihaknya bersama juri, Ikatan Raka Raki Jatim telah melakukan pemanggilan kepada Tio. Saat ini berbagai bukti tengah dikumpulkan.

ADVERTISEMENT

"Sudah (dipanggil), sudah beberapa tahapan kita sudah sudah lakukan. Pada saat setelah ada isu itu mencuat, langsung teman-teman Ikatan Raka Raki yang bergerak dulu, dan kemudian teman-teman juga sudah melakukan verifikasi ke dinas yang bersangkutan," jelasnya.

"Jadi kami semua juga sudah bergerak, para dewan juri menunggu hasil rekapan verifikasi, kemudian nanti kami semua akan berkumpul di meja yang sama, gitu," tambahnya.

Evy menegaskan saat ini Disbudpar Jatim bersama Ikatan Raka Raki Jatim beserta para dewan juri tengah melakukan investigasi. Investigasi ini juga dibantu oleh pemerintah kota terkait.

"Kami Disbudpar, para dewan juri, Ikatan Raka Raki, dan dinas kota atau pemerintah kota yang bersangkutan, kami sedang melakukan konfirmasi, verifikasi, dan klarifikasi lapangan," tegasnya.

Sebelumnya, dalam akun instagram @ingintauindonesia, tampak sejumlah pesan whatsapp yang diduga antara Tio dengan pacarnya tengah berbincang terkait rencana aborsi ke dukun anak. Bahkan, ada perbincangan untuk melakukan aborsi ke Singapura.

"Runner-up Raka & Raki Jawa Timur 2026, yang juga Cak & Ning Surabaya 2023 diduga terlibat kasus kekerasan seksual terhadap pacarnya sendiri. Berita ini mencuat setelah ajang pemilihan duta wisata (Raka & Raki) yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur baru saja selesai," tulis caption Instagram @ingintauindonesia yang dilihat detikJatim, Minggu (9/8/2026).

"Dalam cuitan di platform X, seorang perempuan yang mengaku pacar dari Tio, terduga pelaku, menyuruh dirinya untuk mengugurkan kandungannya yang masih berusia 12 minggu,. Bahkan dalam pesan singkatnya, Tio sempat kepikiran untuk membawanya ke Singapura demi terhindar dari sanksi sosial," tulis caption @ingintauindonesia.

Kabar viral itu langsung mendapat respons dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur dengan mengeluarkan pernyataan sikap pada 8 Agustus 2026.

"Terkait Dugaan Tindak Kekerasan Seksual yang Melibatkan Anggota Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Kami Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggota organisasi. Kami mengecam segala bentuk tindakan kekerasan, pelecehan, atau penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar hukum, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami berkomitmen menindak terduga pelaku sesuai aturan internal yang berlaku, dengan tetap menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung. Saat ini kami membentuk tim independen yang adil dan transparan untuk mengusut tuntas kasus ini," tulis pernyataan Ikatan Raka Raki Jawa Timur yang diposting di Instagram @rakaraki_jatim.

"Keselamatan, pemulihan, dan kerahasiaan identitas korban adalah prioritas utama bagi kami. Ikatan Raka Raki Jawa Timur membuka saluran aman bagi korban atau saksi lain untuk melapor jika mengalami atau melihat kejadian serupa. Kami memohon maaf dan berkomitmen untuk memperbaiki sistem pencegahan agar kejadian ini tidak terulang kembali di masa depan," tutup pernyataan sikap Ikatan Raka Raki Jatim.

Simak juga Video 'Miris, Siswi SMP di Sumut Dibunuh Pacar Karena Minta Obat Aborsi':

(faa/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads