Senyum merekah tampak di wajah para korban erupsi Gunung Semeru ketika rombongan Panitia Natal Nasional 2025 tiba membawa bantuan. Mereka menerima paket sembako sambil menyambut uluran tangan penuh empati dari tim yang dikomandoi Ketua Panitia Natal Nasional 2025 Maruarar Sirait.
"Tolong diterima bantuan dari kami, Bapak Ketua Umum Maruarar Sirait titip salam," kata salah satu perwakilan Panitia Natal Nasional 2025 saat menyerahkan bantuan kepada warga.
Warga yang menerima bantuan pun langsung tersenyum dan mendoakan kebaikan bagi Maruarar Sirait hingga para relawan Panitia Natal Nasional 2025.
Aksi sosial ini dilakukan selama dua hari di sejumlah titik terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang. Gerak cepat dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan perhatian Panitia Natal Nasional 2025 terhadap warga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
Tim yang terjun langsung dipimpin Ketua Pelaksana Pendeta Jason JB, bersama beberapa relawan, yakni Meithy Sumampauw, Yusuf Mujiono, Steven Pratama, Reinhardt Joshua, Christofvel Simanjuntak
Koordinasi lapangan dilakukan bersama Pendeta Joddy Meiruntu dari GPDI Getsemani Jatiroto, Lumajang. Selama penyaluran, tim didampingi sejumlah pendeta, relawan lokal, hingga pihak Bimas Kristen.
Totalnya ada 1.000 paket sembako yang dibagikan di tiga wilayah terdampak, rinciannya di SDN 02 Supiturang, Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Pronojiwo sebanyak 400 paket sembako.
Di sini, para tim sempat menemui kendala, yakni radiator truk sempat rusak, area distribusi terbatas, serta hujan debu vulkanik mengguyur tim.
Lalu, di Dusun Gumuk Mas, Desa Supiturang, Pronojiwo, ada 304 paket. Distribusi bertahap per RT mulai dari RT 05, RT 06, dan RT 08. Para tim menemui kendala hujan debu yang menurunkan jarak pandang.
Sedangkan titik ketiga yakni hunian tetap di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang sebanyak 296 paket. Kendalanya yakni tali gas truk kedua putus sehingga distribusi tertunda sementara hingga armada pengganti datang.
Sementara itu, isi paket bantuan masing-masing paket terdiri dari beras 10 kg, minyak 1,8 liter (2 pouch), gula 1 kg, mi instan 6 bungkus, teh 4 kotak,
Puluhan relawan ikut membantu proses packing, distribusi, dan koordinasi. Mereka bekerja hingga malam hari, khususnya sejak 27 November untuk memastikan seluruh paket siap dibagikan ke titik-titik yang sulit dijangkau.
Di tengah situasi darurat bencana, kehadiran bantuan ini menghadirkan sedikit keceriaan bagi warga. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi pengingat tujuan utama Panitia Natal Nasional 2025 yang menghadirkan kasih, solidaritas, dan pengharapan bagi sesama, terutama mereka yang terdampak bencana.
Simak Video "Video: Kondisi Terkini Aliran Sungai Curah Kobokan Usai Gunung Semeru Erupsi"
(irb/hil)