Kemacetan panjang menguras waktu dan energi sempat terjadi di jalur Situbondo-Banyuwangi. Lalu lintas yang didominasi kendaraan besar arah Pelabuhan Ketapang itu sempat mencapai 42 km.
Kepadatan luar biasa jalur ini terjadi sejak pagi. Semakin siang hingga pukul 12.00 WIB antrean kendaraan sudah mencapai pintu masuk Waduk Badjulmati, Situbondo yang jaraknya kurang lebih 31 km.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengakui bahwa kepadatan lalu lintas memang sempat terjadi hingga perbatasan antara Situbondo dan Banyuwangi bahkan hingga Waduk Badjulmati.
Ekor kepadatan lalu lintas dari perbatasan itu ke Waduk Bajulmati dia sebutkan mencapai kurang lebih 4-5 kilometer. "Kemacetan gak sampai 10 Km. Mungkin 4-5 Km," ujarnya, Kamis (24/7/2025).
Namun, informasi yang dihimpun detikJatim, kepadatan lalu lintas lebih brutal. Ekornya mencapai titik yang lebih jauh, yakni hingga kawasan Blok Curah Tangis, Taman Nasional Baluran, Situbondo.
Jaraknya dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar 42 kilometer. Seorang sopir truk bernama Sukoco mengakui dia bahkan sudah tertahan di sekitar hutan Baluran sejak pukul 09.00 WIB.
Dia sebutkan bahwa hingga Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB kondisi pergerakan lalu lintas di lokasi tempat dirinya berada saat merekam pesan suara belum terurai secara signifikan.
"Dari pagi di sini bolo, info terakhir sampai Asembagus," kata Sukoco melalui pesan suara kepada detikJatim, Kamis (24/7/2025).
Bila benar yang disampaikan Sukoco, Asembagus hingga kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi jaraknya kurang lebih mencapai 63 km bila dilihat dari Google Maps.
Namun, berdasarkan pengamatan di lapangan maupun melalui aplikasi Google Maps, antrean kendaraan itu tidak sampai di kawasan Asembagus. Sopir truk lain memberikan pengakuan, Kemacetan hanya sampai di sekitar Blok Curah Tangis.
"Iya betul. Tadi macetnya memang sampai sekitar Blok Curah Tangis. Tapi sekarang sudah lancar kok, meski pelan," terang Sueb, salah satu sopir truk yang hendak ke Bali saat ditemui detikJatim Kamis sore.
Dia mengatakan kepadatan lalu lintas terjadi pada jalur ke arah Banyuwangi. Sedangkan dari arah sebaliknya lancar. Meski demikian, dia sampaikan kepadatan itu tidak bisa dikatakan macet total.
"Yang di kawasan hutan Baluran memang bukan macet total. Tapi merambat pelan sekali," terang sopir truk ekspedisi itu.
Selanjutnya, biang kerok kemacetan.
(dpe/abq)