Pasutri Jember Berhati Malaikat, 37 Tahun Tulus Ikhlas Rawat ODGJ

Pasutri Jember Berhati Malaikat, 37 Tahun Tulus Ikhlas Rawat ODGJ

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 28 Sep 2022 19:03 WIB
pasutri di jember rawat odgj
Rumah pasutri Jember yang dipakai untuk merawat ratusan ODGJ selama puluhan tahun. (Foto: Yakub Mulyono/detikJatim)
Jember -

Pasangan suami istri di Jember ini berhati malaikat. Mereka dengan rela dan tulus menampung serta merawat ratusan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di rumahnya, di Dusun Sumber Jeding, Desa Seputih, Mayang. Di rumah itu juga mereka mendirikan Yayasan Nurul Islamiyah tempat mereka perlakukan ODGJ layaknya santri.

Pasutri itu adalah Sarifuddin (65) dan Fatimah (58). Mereka telah merawat para ODGJ secara swadaya, berupaya menyembuhkan gangguan jiwa dengan pendekatan agama dan medis. Keduanya telah merawat para ODGJ itu sejak 1985 atau selama kurang lebih 37 tahun. Setidaknya ada 200-an ODGJ yang telah mereka rawat, menyisakan 60-an orang yang belum pulih dan sampai saat ini masih terus mereka rawat.

Banyak yang sembuh dan kembali ke keluarga. Bahkan ada juga yang setelah sembuh berhasil membangun keluarga. Tetapi mirisnya, ada juga mereka yang sembuh tapi ditolak keluarganya sehingga memilih kembali ke yayasan untuk membantu Sarifuddin dan istrinya merawat ODGJ lain yang membutuhkan perhatian.

"Alhamdulillah sampai sekarang saya masih bisa merawat ODGJ itu bersama istri. Kasihan kalau tidak ada yang merawat, apalagi sampai ada di jalanan," kata Sarifuddin kepada detikJatim, Senin (26/9/2022).

Sarifuddin mengakui dalam merawat ODGJ tidak bisa dikatakan mudah. Perlu ketelatenan dan kesabaran. Menurut Sarifuddin, orang-orang itu telah kehilangan jati dirinya. Tidak jarang, kata Sarifuddin, ada gangguan dari jin sehingga perlu pendekatan agama. Tapi dirinya juga tidak melupakan bahwa gangguan jiwa juga berkaitan dengan masalah medis.

"Karena mereka itu lupa dengan jati dirinya. Juga terkadang ada gangguan dari jin. Jadi butuh pendekatan agama, juga tentunya harus perawatan medis," katanya.

Para ODGJ yang tinggal di kamar ukuran 2x3 meter tidur beralaskan kasur busa setiap subuh dibangunkan untuk salat dan diingatkan untuk mengaji. Setiap malam Jumat, mereka diajak pengajian. Selain itu setiap 4 hari sekali mereka dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan secara medis.

Orang-orang yang dirawat di Yayasan Nurul Islamiyah datang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Jember, bahkan ada di antara mereka yang berasal dari Jakarta, juga dari Kalimantan. Demikian halnya masalah yang menyebabkan mereka mengalami gangguan jiwa. Dari putus cinta hingga mereka gagal jadi pejabat.

Pasutri yang akrab disapa Kiai Sarifuddin dan Bu Nyai Fatimah itu tidak membeda-bedakan. Semua diperlakukan sama dengan dasar yang sama. Fatimah menyatakan bahwa dirinya turut membantu suaminya karena merasa iba dan tersentuh sisi kemanusiaannya bila melihat orang-orang itu tidak ada yang merawat.

"Bagaimana pun mereka manusia, dan sesama manusia kan saling tolong menolong dan memberikan perhatian. Mereka telanjang di tengah jalan, marah-marah atau pun ngomel sendiri. Ya kami telaten merawat dan mendengarkan. Mereka sama manusia seperti kita, tapi hilang jati dirinya. Kembali diingatkan siapa Tuhannya, dan apa yang seharusnya dilakukan, sehingga yang sakit bisa sembuh," ujarnya.

Semua yang telah dilakukan pasutri ini dibiayai secara swadaya. Profesi mereka sebenarnya adalah bertani. Dari hasil bertani itu mereka sisihkan dana untuk merawat para ODGJ ini hingga sembuh hingga datang silih berganti. Apa yang mereka lakukan pun mendapat respons positif dari sejumlah pihak. Terutama mereka yang tergerak untuk berdonasi. Ikuti kisah pasutri berhati malaikat itu secara lengkap.

1. Cerita Pasutri di Jember Rawat Ratusan ODGJ Selama 37 Tahun

2. ODGJ Dirawat Pasutri di Jember, Mulai Putus Cinta hingga Gagal Jadi Pejabat

3. Awal Mula Pasutri Jember Merawat Ratusan ODGJ hingga 37 Tahun Lamanya

4. Suka Duka Pasutri Jember Rawat ODGJ, Ada yang Sembuh Tapi Ditolak Keluarga

5. Pasutri Jember Gabungkan Metode Agama dan Medis Sembuhkan Ratusan ODGJ



Simak Video "ODGJ Bawa Motor Tabrak Orang Lalu Ngamuk, Pemotor Lain Ditusuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)