Jatim Sepekan: Dokter Gantung Diri, Santri Gontor Disiksa, dan Pesawat Jatuh

Jatim Sepekan: Dokter Gantung Diri, Santri Gontor Disiksa, dan Pesawat Jatuh

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 10 Sep 2022 17:55 WIB
ponpes gontor
Gerbang Ponpes Gontor di Ponorogo. (Foto: Charoline Pebrianti/detikJatim)
Surabaya -

Dalam pekan ini, ada sejumlah informasi menarik dari Jawa Timur. Berita-berita ini menyita perhatian hingga ramai dibaca masyarakat. Mulai dari dokter di Malang yang bunuh diri diduga karena masalah asmara hingga insiden jatuhnya pesawat latih TNI AL di Selat Madura.

Selain dua berita tersebut, ada pula informasi soal tragedi meninggalnya santri Ponpes Gontor Ponorogo yang diduga dianiaya seniornya. detikJatim menghimpun soal berita-berita terpopuler ini, simak ya!

1. Kisah Dokter di Malang Akhiri Hidup Dipicu Asmara

Warga Klojen, Malang dihebohkan temuan dokter berinisial AR (29) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dokter yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Brawijaya itu ditemukan tewas gantung diri. Insiden ini diduga dipicu masalah asmara.

Saat ditemukan, korban gantung diri dengan menggunakan seprei yang diikatkan di kusen kamar. Korban pertama kali ditemukan teman perempuan korban berinisial HA (28) pada Selasa (6/9) pukul 17.00 WIB.

Korban bunuh diri di rumah kontrakan yang ditinggali HA. Saat kejadian, HA curiga karena rumah dalam keadaan terkunci. Ia pun kemudian mendatangkan ahli kunci agar bisa membuka pintu rumah. Namun saat masuk ke rumah, korban telah tewas dengan posisi menggantung.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febriyanto Prayoga menyebut, korban terakhir diketahui oleh teman-temannya pada Senin (6/9) malam. Kemudian besoknya korban tak masuk kuliah. Karena tak masuk dan tak terlihat seharian, teman-temannya berinisiatif mencari ke rumah kontrakan teman wanita AR, berinisial HA.

"Pagi tidak ikut kuliah, teman-temannya kuliah mencari. Kemudian teman-temannya ke kontrakan tersebut," tutur Bayu kepada detikJatim, Kamis (8/9/2022).

Namun saat di rumah kontrakan, sang dokter ditemukan gantung diri. Temuan ini kemudian dilaporkan dan petugas langsung ke TKP. Sedangkan jenazah dievakuasi ke RS Syaiful Anwar (RSSA). Dari hasil visum et repertum, tak ditemui tanda-tanda kekerasan pada korban.

Polisi kemudian menyimpulkan korban bunuh diri. Meski begitu sejumlah saksi termasuk HA sempat diperiksa oleh pihak polisi. Namun polisi enggan menjelaskan lebih lanjut hasilnya. "Sudah diperiksa termasuk saksi lainnya. Penyebabnya bunuh diri," kata Bayu.

Dari informasi yang dihimpun, HA merupakan teman wanita korban yang diduga ada jalinan asmara. Selama ini, HA sendiri kerap ke rumah kontrakan korban. Sedangkan motif bunuh diri diduga karena masalah asmara dengan HA.

Selama ini korban juga diketahui kerap mengancam akan bunuh diri. Ancaman ini dilontarkan korban jika hubungan asmaranya dengan HA putus.

Pembunuhan santri Gontor perlahan mulai terkuak. Baca halaman selanjutnya!