Persatuan Dukun Anggap Gus Samsudin dan Pesulap Merah Sama-sama Salah

Ardian Fanani - detikJatim
Sabtu, 13 Agu 2022 20:46 WIB
Ketua Perdunu Abdul Fatah Hasan
Ketua Perdunu menilai Gus Samsudin dan Pesulap Merah sama-sama salah. (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Indonesia ikut menyoroti polemik antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah alias Marcel Radhival. Menurut mereka, aksi keduanya tak bisa dibenarkan.

Ketua Perdunu Indonesia Gus Fatah Hasan menganggap apa yang dilakukan Gus Samsudin offside, karena menggunakan trik. Ia menyebut, apa yang dilakukan Gus Samsudin tergolong tipu muslihat.

"Karomah itu muncul hanya sekali, tidak berkali-kali. Kalau sampai berkali-kali itu trik," jelas Gus Fatah, Sabtu (13/8/2022).

Tak hanya itu, Gus Fatah menambahkan, apa yang dilakukan Pesulap Merah atau Marcel Radhival juga keliru. Bagaimana pun, mengungkap aib orang lain juga tidak etis.

"Mungkin maksud Marcel Radhival amar makruf nahi mungkar, tapi bukan begitu caranya dengan membongkar aib di hadapan publik," terang Gus Fatah.

Gus Fatah menyebut, antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah berbeda dalam sisi keilmuan.

"Apa yang dilakukan Gus Samsudin itu murni trik kalau Pesulap Merah memang punya ilmu hipnotis," imbuhnya.

Sedangkan polemik yang berujung ke ranah hukum, menurut Gus Fatah terlalu berlebihan. Ia pun mengajak para pihak yang berseteru tersebut agar mengedepankan mediasi.

"Nggak usah saling lapor polisi, lebih baik diselesaikan secara mediasi, kan sama-sama satu rumah cuma beda kamar," kata Gus Fatah.

Diketahui, Gus Samsudin sempat berpolemik dengan Pesulap Merah. Pesulap Merah yang tak percaya pengobatan Gus Samsudin sempat meminta pembuktian keaslian ilmu spiritual.

Bahkan, Pesulap Merah pernah mendatangi Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Blitar.

Kedatangan Pesulap Merah ke Blitar sempat memicu cekcok dengan anak buah Gus Samsudin di padepokan. Akhirnya, Kades Rejowinangun turun tangan dan meminta KTP Pesulap Merah. Proses ini sempat alot karena Pesulap Merah awalnya enggan memberikan KTP-nya.

Polemik pembuktian kesaktian ini akhirnya berujung hingga laporan polisi. Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim atas tuduhan pencemaran nama baik hingga ujaran kebencian.

Gus Samsudin datang ke Polda Jatim bersama kuasa hukumnya, Rabu (3/8). Kedatangannya tidak lain melaporkan kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang dilakukan Pesulap Merah. Saat laporan, Gus Samsudin didampingi 3 kuasa hukum dan istrinya.



Simak Video "Pemkab Blitar Larang Padepokan Gus Samsudin Terima Santri-Pasien"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)