Warga Paiton Diisukan Punya Ilmu Santet-Rumahnya Dibakar Massa

M Rofiq - detikJatim
Jumat, 03 Jun 2022 17:29 WIB
Rumah warga di Paiton, Probolinggo dibakar warga karena tersulut isu santet.
Rumah warga di Paiton, Probolinggo dibakar warga karena tersulut isu santet. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Isu santet kembali mencuat di 2 desa di Kecamatan Paiton. Yakni di Desa Karanganyar dan Desa Alastengah. Rumah seorang di salah satu desa itu bahkan dirusak dan dibakar warga setempat.

Adalah rumah ML (56), di Dusun Kendil, Desa Alastengah, Kecamatan Paiton yang dirusak dan dibakar massa. ML diisukan punya ilmu santet.

Peristiwa itu terjadi Kamis (2/6/2022) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar ratusan orang tiba-tiba datang berduyun-duyun ke rumah ML. Mereka meluapkan amarah dan melempari rumah itu dengan batu.

Akibat lemparan batu itu sejumlah bagian rumah ML rusak. Massa juga berusaha membakar rumah tersebut, beruntung yang terbakar hanya bagian belakang atau kandang sapi rumah tersebut. Aksi perusakan dan penganiayaan yang dilatarbelakangi isu santet itu tidak sampai memakan korban jiwa.

Kapolsek Paiton Iptu Maskur bersama anggotanya dan anggota dari Polres Probolinggo cepat mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan aksi penganiayaan dan perusakan rumah dilatarbelakangi isu santet.

Petugas Polsek Paiton yang datang langsung mengamankan korban ke Mapolsek Paiton. Polisi juga langsung melakukan olah TKP untuk mengusut aksi penganiayaan dan perusakan itu. Garis polisi juga sudah dipasang di tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami bersama anggota dibantu anggota Polres Probolinggo langsung datang ke lokasi kejadian, dan pasang police line, serta olah TKP. Kami amankan korban ke Mapolsek Paiton, mengantisipasi aksi susulan. Kasus ini dalam proses penyelidikan untuk menangkap siapa dalang aksi ini," katanya, Jumat (6/3/2022).

Sementara itu, pada saat yang hampir bersamaan, di Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton juga terjadi polemik isu santet yang melibatkan warga yang masih merupakan saudara dekat.

Maskur juga membenarkan itu. Dia mengatakan, kasus di Desa Karanganyar juga langsung ditangani oleh pihak kepolisian, sehingga peristiwa tersebut tidak sampai berlanjut pada hal-hal yang tidak diinginkan.

"Iya hari Kamis, di wilayah hukum kami ada 2 isu santet dalam waktu hampir bersamaan. Namun untuk di Desa Karanganyar, sudah kami mediasi bersama Forkopimka Paiton," kata Maskur.

Ia mengimbau agar warga tidak main hakim sendiri meski ada isu apa pun termasuk santet. Risikonya, bila warga main hakim sendiri akan tetap terancam tindak pidana dan akan berurusan dengan hukum. Maskur menyarankan warga bisa segera melapor ke pihak desa, kecamatan, atau polisi.



Simak Video "Polisi Kejar Pelaku Perusakan Rumah dan Pengeroyokan Warga Paiton"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/dte)