Balapan Pikap di Probolinggo Tewaskan 2 Orang, Polisi Periksa Saksi-CCTV

M Rofiq - detikJatim
Minggu, 29 Mei 2022 08:37 WIB
Olah TKP kecelakaan maut akibat balapan pikap di Probolinggo
Pikap Isuzu Traga yang terguling setelah kecelakaan maut di Paiton, Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Kecelakaan maut 2 pikap dan 1 sepeda motor di Raya Pantura Desa Sumberejo, Paiton, Probolinggo diduga karena aksi ugal-ugalan dan balapan 2 pikap. Mengenai itu, polisi akan memeriksa saksi-saksi dan juga rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa mengatakan penyebab kecelakaan itu diduga roda pikap Daihatsu Gran Max keluar dari bahu jalan. Hal itu mengakibatkan korban yang kaget diduga membanting setir ke kanan sehingga menyenggol pikap Isuzu Traga.

Akibat senggolan itu pikap Gran Max oleng ke kiri menabrak pohon dan warung yang ada di bahu jalan sebelah selatan. Sedangkan pikap Traga oleng ke kanan masuk ke jalur berlawanan menabrak sepeda motor Supra X.

"Mengenai dugaan kedua mobil pikap Grand Max dan pikap Traga ini balapan dan adu kecepatan sebelum kecelakaan, kami akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi besok. Kami juga akan melihat hasil rekaman CCTV di lokasi," kata Nyoman kepada detikJatim, Sabtu (28/5/2022).

Kecelakaan itu bermula ketika pikap Gran max N 8936 NJ dan Pikap Traga N 9064 NL, milik Toko Bangunan Mitra Sakinah Probolinggo melaju dari timur ke barat. Keduanya melaju kencang dan saling membalap.

Kedua pikap yang diketahui usai mengantar pesanan material dan bahan bangunan ke salah satu tempat itu saling kebut-kebutan. Hingga di lokasi kejadian sekitar pukul 11.30 WIB keduanya saling bersenggolan.

Senggolan itu mengakibatkan Pikap Traga yang dikendarai Muhammad Nur Kholis Najibullah (23) warga Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton oleng ke kanan menabrak sepeda motor N 3262 QQ yang dikendarai Abdus Salam (24) yang membonceng Nanang Qosim warga Sambirampak Kidul, Kotaanyar.

Sementara, akibat senggolan itu pikap Gran max yang dikendarai Mohammad Imron Syamsuddin (22) warga Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton oleng ke kiri menghantam pohon dan sebuah warung di pinggir jalan.

Syamsuddin pengemudi pikap Gran max yang menabrak pohon tewas di lokasi. Pengendara sepeda motor yang ditabrak pikap Traga bernama Abdus Salam juga tewas seketika di lokasi sedangkan Nanang yang dibonceng mengalami luka di kepala.

Kedua korban yang tewas di lokasi langsung dilarikan ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Probolinggo. Sedangkan 1 orang pengendara sepeda motor yang mengalami luka ringan dilarikan ke RSU Rizani, Paiton.



Simak Video "Pikap Pembawa Ikan Asin di Tasik Tabrak Pemotor, 2 Orang Tewas!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)