Bumil Ingin Berpuasa? Ini 6 Tips Menurut FK Unair

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 12 Apr 2022 14:06 WIB
Cute and lovely pregnant Muslim woman and her Muslim friend, spending the time together on a city street.
Ilustrasi ibu hamil (Foto: Getty Images)
Surabaya -

Bulan puasa selalu ditunggu-tunggu umat muslim karena memiliki beragam manfaat. Di samping itu, ada sebagian orang yang mendapat kelonggaran berpuasa karena kondisinya, misalnya ibu hamil (bumil).

Bumil sebenarnya diberi keringanan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Namun, bila bumil tetap ingin berpuasa, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan agar kehamilan dan kondisi janin tidak terganggu.

Hal itu dijelaskan oleh dokter obgyn asal Surabaya, Dr dr Budi Prasetyo SpOG(K). Pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) itu menyebut, bumil aman berpuasa, namun ada 6 hal yang perlu diperhatikan. Berikut penjelasannya:

1. Tidak dalam kondisi pre-eklamsia atau tekanan darah tinggi

Menurut dr Budi, bumil aman berpuasa. Kecuali bumil mengalami kondisi medis yang membahayakan seperti pre-eklamsia.

"Pada prinsipnya, selama tidak ada kondisi medis yang membahayakan seperti pre-eklamsia atau tekanan darah tinggi, maka puasa selama hamil masih memungkinkan," kata dr Budi saat dihubungi detikJatim, Selasa (12/4/2022).

2. Perhatikan asupan cairan dan nutrisi bumil

Jika bumil mampu berpuasa, maka harus memperhatikan asupan cairan dan nutrisi yang masuk ke tubuh. Misalnya cairan yang masuk ke tubuh harus 1,5 sampai 2 liter per hari.

"Tentunya juga harus ada nutrisi yang cukup, baik karbohidrat, vitamin, dan lain-lain," ujar dr Budi.

3. Hindari makanan yang terlalu manis

Menurut dr Budi, ada asupan yang harus dihindari oleh ibu hamil selama berpuasa. Yakni menghindari makanan yang terlalu manis.

"Makanan yang terlalu manis dapat menyebabkan kadar glukosa darah naik secara drastis, jadi sebaiknya dihindari," imbuh dr Budi.

4. Tidak memaksakan berpuasa bagi bumil pada kehamilan trisemester awal

Pada trisemester awal kehamilan, bumil tidak perlu memaksakan berpuasa. Sebab, sebagian bumil mengalami kondisi emesis gravidarum atau mual muntah berlebih di trisemester awal.

"Masih sering terjadi (emesis gravidarum), maka harus dipertimbangkan bila tidak memungkinkan untuk berpuasa," jelas dr Budi.

5. Cek kondisi kesehatan bumil yang ingin berpuasa

Bumil yang ingin berpuasa disarankan untuk melakukan cek rutin untuk mengetahui kondisi janin. Tujuannya untuk mencegah permasalahan yang akan terjadi saat berpuasa. Selain itu, bumil yang berpuasa juga harus memperhatikan perkembangan dan gerak janin.

"Selama masih ada perkembangan, dan gerak janin yang dinyatakan baik, maka ibu hamil diperbolehkan untuk berpuasa," jelas dr Budi.

6. Bumil boleh melakukan olahraga dan aktivitas ringan

Bumil yang berpuasa diperbolehkan melakukan olahraga ringan. Selain itu, bumil juga harus memperhatikan tingkat aktivitas harian. Lebih baik pilih aktivitas yang ringan.

"Jadi jangan terlalu berat, jangan memforsir tenaga, jangan sampai ngos-ngosan. Bila berolahraga, sedikit peningkatan denyut jantung sudah cukup," pungkas dr Budi.



Simak Video "Busa Setinggi 2 Meter Muncul di Sungai Mulyorejo, Ini Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)