Penting Rek, Ini 4 Tips Biar Kuat Puasa Meski Baru Vaksinasi

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 10 Apr 2022 11:05 WIB
Hand in blue medical gloves holding a vaccine vial with Covid 19 Vaccine Booster text, for Coronavirus booster shot.
Ilustrasi vaksin (Foto: Getty Images/iStockphoto/SilverV)
Surabaya -

Vaksin COVID-19 saat puasa telah diperbolehkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Kementerian Agama (Kemenag) Jatim. Namun, sebagian orang yang divaksin mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Seperti demam hingga lemas.

Lalu, apa saja yang perlu dilakukan agar KIPI tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari meski sedang puasa?

Simak 4 tips dari dr Wita Kartika Nurani SpPD berikut ini.

1. Pastikan tidur cukup sebelum vaksin

Menurut dr Wita, hal yang penting diperhatikan untuk orang yang akan divaksin adalah memperhatikan jam istirahat. Yakni, pastikan tidur cukup sebelum melakukan vaksin.

"Paling tidak, dalam tidur semalam itu sekitar 6-8 jam. Kalau tidur jam 21.00 WIB, sahur jam 03.00 WIB sudah dapat 6 jam tidur malam," kata dr Wita saat dihubungi detikJatim, Minggu (10/4/2022).

2. Jangan lakukan aktivitas berat setelah vaksin

Dokter yang bertugas di RSU dr Soetomo Surabaya itu menyarankan jangan melakukan aktivitas berat setelah divaksin. Sebab, tiap vaksin pasti akan menimbulkan reaksi dalam tubuh.

"Reaksi ini memang reaksi normal pada pasien-pasien yang sudah mendapat vaksin. Itu pertanda sistem imun bekerja dengan baik setelah mendapatkan vaksin," ujar dia.

3. Pilih makanan berindeks glikemik rendah atau mudah dicerna saat berbuka

Menurut dia, orang yang divaksin saat puasa perlu memilih makanan yang indeks glikemiknya rendah. Seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Sedangkan makanan yang berindeks glikemik tinggi adalah nasi putih, roti tawar putih, kentang, minuman bersoda, dan minuman manis.

"Jika langsung mengonsumsi makanan yang berindeks glikemik tinggi, pembentukan antibodi bisa terganggu. Selain itu, manfaat vaksinnya jadi berkurang," ujar dr Wita.

4. Perhatikan asupan cairan saat sahur dan berbuka

Terakhir, dr Wita mengingatkan agar orang yang divaksin selalu memperhatikan asupan cairan. Terlebih, orang yang puasa tidak mendapat asupan cairan di siang hari.

"Supaya puasa tercapai, maka asupan cairan harus memadai. Minum dicicil dalam satu hari, jadi mulai buka, setelah buka, setelah tarawih, sebelum tidur, sebelum sahur, serta setelah sahur," pungkas dia.



Simak Video "Busa Setinggi 2 Meter Muncul di Sungai Mulyorejo, Ini Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/dte)