Warga Korban Lumpur Sidoarjo Geruduk Kantor Bupati Tuntut Sertifikat Tanah

Suparno - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 13:28 WIB
Warga korban lumpur demo Pemkab Sidoarjo
Warga korban lumur Sidoarjo demo/Foto: Suparno
Surabaya -

Ratusan warga korban lumpur Sidoarjo yang menempati lahan tanah di Desa Kedung Solo menggeruduk Kantor pemkab. Mereka menuntut Bupati Ahmad Mudhlor Ali segera menyelesaikan sertifikat warga di Badan Pertanahan Negara (BPN).

Mereka mendatangi kantor Pemkab Sidoarjo mulai pukul 08.00 WIB. Mereka langsung memasang poster di pintu masuk kantor Pemkab Sidoarjo.

Poster itu di antaranya bertuliskan, "Kami butuh sertifikat tolong beri kami Kebijikan dan rekomendasi perubahan tata ruang," "Kami korban Lumpur Lapindo Minta Kebijakan Bapak Bupati dan Instasi Terkait," "Warga Perumahan Renonoso Mencari Keadilan Selama 13 Tahun," "Bapak Jokowi Mana Yang Katanya Negara Hadir Untuk Rakyatnya," "Bapak Bupati Bantu Kami, Kami Warga Sidoarjo Asli yang tertindas."

Salah satu warga Reno Joyo, Jaenuri (50) warga Reno Joyo blok Q mengaku bahwa dirinya menempati sudah 13 tahun menempati tanah dan bangunan di Desa Reno Joyo Kecamatan Porong, tapi sampai saatnya ini belum memiliki sertifikat.

"Kami berharap dengan mendatangi kantor Pemkab ini. Bapak Bupati Sidoarjo mau membantu kami untuk memberitahu rekomendasi ke BPN," kata Jaenuri saat unjuk rasa Kamis (27/1/2022).

Hal yang sama disampaikan oleh Nasikin (59) warga Reno Joyo Blok P. Ia berharap Pemkab Sidoarjo segera menerbitkan sertifikat tanah yang telah ditempatinya selama 14 tahun ini.

"Kami menempati tanah di Reno Joyo ini sudah 14 tahun namun sertifikatnya belum selesai. Padahal selama ini warga sudah mengurus surat-surat yang diperlukan sebagai admistrasinya, tapi masih belum mendapatkan sertifikat," kata Nasikin.

Nasikin menambahkan jumlah sertifikat warga sebanyak 661 bidang. Warga berharap bupati memberikan rekomendasi ke BPN agar sertifikat yang sudah di proses ini segera terwujud.

"Kami meminta Gus Muhdlor membantu warga korban lumpur, untuk segera memberi rekom ke BPN Sidoarjo," jelas Nasikin.

Perwakilan warga kemudian diterima beraudiensi dengan pihak Pemkab Sidoarjo. Usai audiensi, warga kemudian membubarkan secara tertib.

menyikapi tuntutan warga ini, Gus Muhdlor menerima aspirasi yang disampaikan warga. Ia menyebut bahwa tuntutan warga saat ini tengah dalam proses. Ia berjanji akan segera menerbitkan sekitar 600 sertifikat milik warga.

"Sebenarnya tidak ada masalah, tapi karena ini negara hukum harus mengikuti alur yang, sesuai regulasi. Ada sekitar 600 sertifikat kami akan membantu warga Reno Joyo untuk menerbitkan sertifikat," tandas Gus Muhdlor.



Simak Video "Mungil dan Berwarna Orange, Ciri Khas Pepaya California, Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)