Ada Spot Paralayang di Boyolali, Suguhkan Panorama Gunung Merbabu-Merapi

Jarmaji - detikJateng
Minggu, 07 Agu 2022 17:48 WIB
Boyolali memiliki spot paralayang dengan suguhan pemandangan alam yang menawan di antara Gunung Merbabu dan Merapi. Foto diambil Minggu (7/8/2022).
Boyolali memiliki spot paralayang dengan suguhan pemandangan alam yang menawan di antara Gunung Merbabu dan Merapi. Foto diambil Minggu (7/8/2022). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Kabar gembira bagi para pecinta dan atlet olahraga paralayang di Kabupaten Boyolali. Ternyata di Boyolali memiliki spot untuk olahraga dirgantara tersebut dengan suguhan pemandangan alam yang menawan di antara Gunung Merbabu dan Merapi.

Spot tersebut berada di lereng Gunung Merbabu, wilayah Desa Senden, Kecamatan Selo. Komunitas Paralayang Boyolali sudah menggunakan tempat ini untuk latihan sejak tahun 2019 lalu.

"Di sini anginnya bagus. Bisa head wind (angin dari arah depan)," kata Ketua Komunitas Paralayang Boyolali Andi Joko kepada detikJateng, Minggu (7/8/2022).


Dijelaskan Andi, untuk take off (lepas landas) dan landing (mendarat) paralayang dibutuhkan angin yang datang dari arah depan atau istilahnya head wind. Sehingga parasut bisa terisi angin penuh dan terbuka atau mengembang.

"Kalau tail wind atau angin dari belakang nggak bisa. Nah di sini itu jarang sekali tail wind, paling kalau sore menjelang maghrib itu pun jarang," ujar dia.

Tak hanya itu, paralayang di lereng Gunung Merbabu Boyolali ini juga dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah. Di samping kanan atau sebelah selatan ada Gunung Merapi, di sebelah kiri atau utara ada Gunung Merbabu.

"View-nya kita bisa memandang luas, bisa sampai bawah, sampai Selo bahkan sampai Solo bisa (terlihat)," imbuh Andi.

Boyolali memiliki spot paralayang dengan suguhan pemandangan alam yang menawan di antara Gunung Merbabu dan Merapi. Foto diambil Minggu (7/8/2022).Boyolali memiliki spot paralayang dengan suguhan pemandangan alam yang menawan di antara Gunung Merbabu dan Merapi. Foto diambil Minggu (7/8/2022). Foto: Jarmaji/detikJateng

Berharap dukungan pemerintah

Spot olahraga yang memacu adrenalin ini, lanjut Andi, juga berpotensi untuk wisata. Pihaknya berharap ke depan spot untuk paralayang di Desa Senden ini nantinya bisa juga untuk kegiatan pariwisata. Selain tentunya para atlet salah satu cabang olahraga dirgantara ini juga tetap bisa latihan.

"Untuk wisata juga potensi, nanti bisa (terbang) tandem. Nanti kalau (lahan) take off sudah bagus, bisa untuk wisata," katanya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...