6 Museum di Jawa Tengah, Lengkap dengan Harga Tiket Terbaru

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 16 Jul 2022 03:00 WIB
Mengisi libur dengan berkunjung ke Museum Kereta Ambarawa menjadi pilihan menarik. Museum itu menyediakan tur keliling Ambarawa menggunakan kereta api kuno. Foto: Antara Foto/Fanny Octavianus
Solo -

Tak hanya dikenal sebagai pusatnya wisata candi, Jawa Tengah juga kondang memiliki banyak museum. Hampir tiap daerahnya punya museum sendiri. Beberapa daerah punya museum lebih dari satu, termasuk Semarang. Temanya pun beragam, dari sejarah perang, kereta api, hingga perkembangan Islam.

Berikut 7 museum di Jawa Tengah yang ada di Semarang, ibu kota Provinsi Jateng.

1. Museum Mandala Bhakti

Museum di Jawa Tengah ini berada di jantung kota Semarang, tepatnya di depan Tugu Muda. Alamatnya di Jalan Mgr Soegijapranata No 1, Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Museum ini buka tiap hari, kecuali Minggu, tiap pukul 08.00-15.00 WIB. Museum ini tidak memungut tiket alias gratis! Bertandang ke museum ini cukup membayar parkir saja, Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Dilansir dari laman Asosiasi Museum Indonesia, Museum Mandala Bhakti menyimpan banyak data, dokumentasi, hingga persenjataan TNI yang tradisional hingga modern. Museum Mandala Bhakti menempati gedung tua yang semula dirancang untuk Raad van Justitie atau Pengadilan Tinggi bagi golongan rakyat Eropa di Semarang.

Maka jangan heran jika Anda melihat arsitektur bangunan museum ini tampak formal dan kaku. Arsiteknya adalah I Kuhr E. dari Firma Ooiman dan van Leeuwen. Diperkirakan gedung ini dibangun pada tahun 1930. Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1950-an, bangunan ini sempat difungsikan oleh Kodam IV Diponegoro sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II.

2. Museum Isdiman

Museum di Jawa Tengah ini berada di satu lokasi dengan Monumen Palagan Ambarawa. Alamatnya di Jalan Mgr Sugiyopranoto, Panjang Lor, Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Museum ini buka tiap hari pada pukul 08.00-18.00 WIB.

Monumen Palagan Ambarawa dibangun pada 1973. Di lansir dari laman Badan Otorita Borobudur, monumen ini untuk mengenang Pertempuran Ambarawa pada 12-15 Desember 1945. Adapun Museum Isdiman untuk mengenang jasa Letkol Isdiman, pejuang yang gugur dalam pertempuran memperebutkan dua desa di Ambarawa pada masa kemerdekaan RI.

Tentang empat museum lainnya silakan baca di halaman berikutnya...




(dil/rih)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork