Wow! Terasering Ngargogondo Borobudur, Glamping Bikinan Warga Sedesa

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 25 Jun 2022 10:43 WIB
Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur.
Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur, Magelang. Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Tak jauh dari Candi Borobudur, ada satu lokasi glamping (kemah glamor) yang bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi. Nama destinasi ini adalah Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur.

Lokasi glamping ini berada di Dusun Ngargosari, Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Berjarak sekitar tiga kilometer dari Candi Borobudur.

Lahan yang digunakan milik tanah desa. Dari lokasi ini bisa melihat perbukitan Menoreh, Candi Borobudur dan pemandangan alam.


Untuk sampai Terasering Ngargogondo cukup mudah, bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi. Lokasi ini sangat cocok untuk wisata keluarga.

Kemudian, yang cukup menarik adalah proses pembuatan lokasi wisata ini menggunakan modal gotong royong dari warga sedesa. Sekitar 148 orang warga yang berkeinginan sama yakni mengembangkan pariwisata, berinvestasi masing-masing Rp 1 juta. Modal dari warga ini pun bisa diangsur. Selain itu juga dana dari desa sebesar Rp 150 juta.

Kepala Desa Ngargogondo, Umar Syahid mengatakan pembuatan wisata terasering ini karena Desa Ngargogondo ingin seperti desa-desa lainnya yang telah mengembangkan pariwisata. Pihaknya berharap bisa meramaikan pariwisata khususnya di Borobudur.

"Kita pengin seperti lainnya di kawasan pariwisata juga bisa ikut terlibat dalam dunia pariwisata bukan sebagai penonton saja. Ini terasering kita bangun di area tanah desa. Ini sewa dan modal dari desa dan gotong royong dari warga di Desa Ngargogondo," kata Umar kepada wartawan di lokasi, Jumat (24/6/2022).

Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur.Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikJateng

Selain menawarkan pemandangan alam, yang tak kalah lagi soal sajian kuliner. Kuliner yang disajikan dari bahan jagung.

"Iya (kuliner bahan jagung). Karena jagung itu menjadi makanan kami dulu di waktu masih kecil, itu jarang sekali warga makanan nasi. Nasi juga nasi jagung, jenang-jenang dari jagung dan jagung bakar," tuturnya.

"Jadi memang kita kembali ke masa dulu. Kita nguri-uri untuk kebudayaan yang sudah lama," ujarnya.

Nantinya pengunjung bisa menginap dan harga sangat terjangkau.

"Yang di sini angkringan, glamping dan arena main anak seperti ATV (masih dalam berproses). Yang jelas glamping untuk camping bisa menginap nanti dari kelas ekonomi sampai mungkin yang lebih tinggi lagi," imbuh Umar.

"Sini pemandangannya di view perbukitan Menoreh, ke depan utara Candi Borobudur dan Merapi," lanjutnya.

Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur.Wisata Selfie Glamour Camping Terasering Ngargogondo Borobudur bisa menjadi pilihan berwisata di sekitar Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikJateng

Di kesempatan yang sama, pelaku pariwisata dari Desa Bahasa, Hani Sutrisno menyebut pihaknya tidak menyangka antusias warga Desa Ngargogondo untuk membangun destinasi wisata. Bahkan dulu pernah ditawarkan kepada investor, namun warga menghendaki bergotong royong untuk pengembangannya.

"Beberapa kali kita ditawari investor yang punya duit, warga bilang tidak mencoba untuk diri sendiri. Di situlah luar biasa sehingga kami (Desa Bahasa) harus ikut terlibat dengan warga semua. Pak Lurah semangatnya juga luar biasa bahwa Ngargogondo harus punya wisata bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein mengatakan Terasering Ngargogondo ini merupakan satu dari sekian tumbuhnya daya tarik wisata. Hal ini bisa melengkapi daya tarik wisata di Kabupaten Magelang.

"Di mana nanti tatkala koridor dari destinasi super prioritas sudah jalan, kita tidak kesulitan untuk menyajikan daya tarik yang ada Kabupaten Magelang pada wisatawan yang hadir," kata Husein.

"Wah ini jauh lebih (bagus). Kita kaya dengan potensi yang semacam ini juga tren daripada kaya wisata alam, ekowisata, kemudian juga alam terbuka. Open space iki kan banyak sekali sekarang bergeser dari mass tourism kepada minat-minat khusus," pungkasnya.



Simak Video "Rahasia Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/rih)