Cerita Warga Pulau Nyamuk Jepara Baru Nikmati Internet Tahun 2021

Dian Utoro Aji - detikJateng
Minggu, 15 Mei 2022 14:19 WIB
Suasana Pulau Nyamuk, Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, Jepara, Jumat (13/5/2022).
Suasana Pulau Nyamuk, Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa, Jepara, Jumat (13/5/2022). (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)
Jepara -

Warga Desa Nyamuk Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah bisa tersambung jaringan internet satu tahun ini. Sebelumnya warga di pulau ini bisa mendapat berinternet hanya jika ada di lokasi tinggi untuk menangkap sinyal internet dari Karimunjawa.

"Untuk tower (jaringan internet) itu kemarin Januari 2021 baru on air. Sebelumnya kita cari di kebun atau daratan tinggi untuk menerima sinyal dari Karimunjawa," kata Kepala Desa Nyamuk, Muazis, kepada wartawan ditemui di lokasi, Jumat (13/5/2022) malam.

Muazis menjelaskan sebelum ada jaringan internet, warga komunikasi menggunakan surat ke Karimunjawa. Surat itu kemudian dikirim melalui kapal yang melintas di Desa Nyamuk.

"Surat itu dikirim lewat kapal, untuk sinyal 6 Januari 2021. Untuk peresmian belum, rencana tanggal 18 Mei ini mau ke sini," jelas dia.

Meski sudah ada jaringan internet, warga Pulau Nyamuk masih tergantung dengan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS. Jika kondisi mendung atau hujan, maka warga lagi-lagi tidak bisa menggunakan internet.

"Untuk kondisi saat ini masih menggunakan daya atau tegangan PLTS juga ada sendiri. Kalau tidak ada matahari tidak bisa internet. Pagi kemarin itu mati karena mendung, siang ada matahari baru dihidupkan terus saya hidupkan," ucap dia.

Menurutnya ada rencana listrik akan dikelola oleh PLN, namun hingga kini belum terealisasi. Kata dia listrik jika dikelola PLN maka jaringan internet pun akan lancar.

"Ke depan PLN bisa masuk tenaga bisa masuk ke PLN. Rencana akuisisi oleh PLN, cuman sampai saat ini sudah berkembang pemasangan intalasi di rumah, tapi untuk selanjutnya belum ada informasi lagi," pungkas dia.



Simak Video "Mengunjungi Desa Nyamuk yang Ada di Pulau Terpencil Karimunjawa"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)