Persis Store tak luput jadi sasaran aksi vandalisme dan tempelan sejumlah kertas yang berbunyi protes akibat Persis Solo terdegradasi dari ke Liga 2. Coretan dengan cat semprot merah menghiasi pagar Persis Store yang berada di Jalan Menteri Supeno, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
"Kembalikan ke Liga 1," tulis vandalisme di pagar depan Persis Store seperti yang dilihat detikJateng, Senin (25/5/2026).
Dari pantauan detikJateng, nampak karyawan tengah membersihkan kertas-kertas yang ditempel, dan areal Persis Store. Meski demikian, aktivitas toko tetap berjalan seperti biasa.
Direktur Persis Solo Ginda Ferachtriawan mengatakan, vandalisme tidak hanya terjadi di Persis Store, namun juga di kantor Persis Solo, dan mess Persis Solo.
"Terkait vandalisme, informasi yang saya dapatkan ada di Persis Store, di mess, dan di kantor Persis, jadi kebanyakan penempelan kertas dan dipiloks di tiga titik tersebut," kata Ginda saat dihubungi awak media.
Ginda memahami aksi itu bentuk protes dari para suporter karena Persis Solo turun kasta. Permintaan maaf ia ucapkan kepada seluruh pihak karena terdegradasinya Persis Solo.
"Saya bisa memaklumi kekecewaan teman-teman dan dari awal saya juga sudah menyampaikan permintaan maaf atas hasil yang sama sekali di luar perkiraan kami. Saya rasa vandalisme itu adalah bentuk kekecewaan, bentuk protes, dan bentuk kritikan," ujarnya.
Dia menjelaskan, manajemen terus melakukan evaluasi. Dirinya juga telah mengirimkan laporan kepada para owner untuk langkah-langkah ke depan.
"Kami proses laporan kepada owner mengenai langkah-langkah apa yang akan kita lakukan untuk menghadapi kompetisi yang akan datang," pungkasnya.
Simak Video "Video Heboh Pemotor Lempar Batu ke Bus Trans Jatim, Pelakunya Ternyata ASN"
(alg/afn)