Jangan Terlena, Persis!

Jangan Terlena, Persis!

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 13 Apr 2026 07:00 WIB
Persis meneruskan tren positifnya usai menang 2-1 atas Semen Padang. Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengingatkan anak asuhnya agar tak terlena.
Bek Persis Solo, Eky Taufik, saat laga melawan Persib Bandung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Selasa (28/10/2025). (Foto: dok. Persis Solo)
Solo -

Persis Solo meneruskan tren positifnya usai menang 2-1 atas Semen Padang. Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengingatkan anak asuhnya agar tak terlena.

Persis Solo masih belum aman meski saat ini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara. Poin Laskar Sambernyawa dengan tiga tim zona merah masih terpaut tipis.

Tambahan 3 poin atas kemenangan melawan Semen Padang, menempatkan Persis Solo di peringkat ke-15 dengan koleksi 24 poin. Selisih poin Persis Solo dengan Madura United yang berada di peringkat ke-16 hanya terpaut 1 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musim ini, Laskar Sambernyawa masih menyisakan 7 pertandingan. Semen Padang yang berada di peringkat ke-17 juga menjadi ancaman, karena telah mengoleksi 20 poin. Dan di dasar klasemen ada PSBS Biak dengan 18 poin.

Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengatakan, timnya tidak boleh terlena meski dalam tren positif. Mereka harus terus berjuang untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari zona degradasi.

ADVERTISEMENT

"Kita harus berjuang lagi untuk mengamankan posisi (di klasemen). Karena persaingan di tim papan bawah selisih poinnya tidak banyak. Kita harus mengamankan posisi saat ini," kata Milo saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Minggu (12/4/2026).

Persis Solo berhasil menang atas Semen Padang dengan skor 2-1 pada pekan ke-27 Super League 2025/2026. Babak pertama pertandingan diwarnai dengan hujan deras yang mengguyur, dan Laskar Sambernyawa berhasil unggul lewat gol Miroslav Maricic pada menit ke-37.

Jalannya laga pada babak kedua sempat ditunda selama 10 menit, karena genangan air masih muncul meski hujan telah reda. Wasit kemudian memutuskan memulai babak kedua dengan kondisi lapangan yang masih ada genangan air di sejumlah titik.

Semen Padang sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Sutanto Tan pada menit ke-68. Beruntung, Dejan Tumbas mampu mencetak gol kemenangan Persis Solo pada menit ke-78.

"Pertandingan ini yang sulit, tapi akan membuat kita jadi lebih kuat lagi. Kita sudah memperkirakan akan menjadi tantangan bermain dengan tim yang memainkan bola langsung dan direct ball. Ini terasa seperti 6 poin karena kita melawan kompetitor kita di zona degradasi," ucapnya.

Diakuinya, Persis Solo tidak bermain cukup baik pada babak pertama, namun mereka berhasil memanfaatkan peluang. Pada babak kedua, permainan semakin sulit dengan kondisi lapangan yang tergenang air.

Dalam laga itu, Bruno Gomes ditarik keluar usai mengalami benturan dengan pemain Semen Padang. Milo mengatakan, kondisi Bruno baik-baik saja.

"Bruno ada sedikit luka karena mengalami benturan, tapi saya rasa dia tidak mengalami masalah yang serius, dan bisa pulih saat melawan Arema," terangnya.

Sementara itu, pelatih Semen Padang Imran Nahumarury menilai, timnya bermain jauh lebih bagus dengan mendominasi penguasaan bola, dan menciptakan peluang. Namun, anak asuhnya memiliki kendala produktivitas.

"Kita mengawali laga sebenarnya sangat baik, sesuai apa yang kita perbuatan di beberapa latihan terakhir ini. penguasaan bola, peluang banyak. Tapi sepakbola bukan hanya mengenai position saja, tapi juga efektivitas, itu menjadi kendala saya malam hari ini," kata dia.

Kondisi lapangan yang tergenang air hujan juga sempat dikeluhkan oleh Imran. Namun dia tak ingin, situasi itu menjadi alasan kekalahan Semen Padang atas Persis Solo.

"Ini (kondisi lapangan) menjadi salah satu kendala kita. Saya coba melakukan perubahan bagaimana bermain lebih bersabar. Diawal sebelum hujan permainan kami cukup cair, tapi ketika hujan kami terkendala. Itu bukan alasan, ini catatan buat kami mau lapangan hujan atau tidak yang penting konsentrasi," ucapnya.

Dengan hasil ini, Imron mengatakan peluang untuk keluar dari zona degradasi masih terbuka. Sebab, Semen Padang masih memiliki 7 laga sisa, dan 4 diantaranya laga kandang.

"Kita masih ada 4 kali laga di home, semua laga adalah final seperti hari ini. Tapi sepakbola itu tidak hanya kita bermain bagus, tapi juga produktivitas. Yang pasti kami tidak akan menyerah, kami akan fight, dan kita akan lihat nanti karena kita masih ada banyak laga," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads