Andre Rosiade Kritik Lapangan Saat Persis Vs Semen Padang: Kayak Sawah

Andre Rosiade Kritik Lapangan Saat Persis Vs Semen Padang: Kayak Sawah

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Minggu, 12 Apr 2026 19:41 WIB
Kondisi lapangan Stadion Manahan Solo yang muncul genangan air, Minggu (12/4/2026).
Kondisi lapangan Stadion Manahan Solo yang muncul genangan air, Minggu (12/4/2026). (Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)
Solo -

Kondisi lapangan Stadion Manahan Solo menjadi sorotan saat laga Persis Solo melawan Semen Padang. Hujan deras yang turun di tengah laga memunculkan banyak genangan air di babak kedua.

Persis Solo berhasil menang atas Semen Padang dengan skor 2-1 pada pekan ke-27 Super League 2025/2026. Babak pertama pertandingan diwarnai dengan hujan deras yang mengguyur, dan Laskar Sambernyawa berhasil unggul lewat gol Miroslav Maricic pada menit ke-37.

Jalannya laga pada babak kedua sempat ditunda selama 10 menit, karena genangan air masih muncul meski hujan telah reda. Wasit kemudian memutuskan memulai babak kedua dengan kondisi lapangan yang masih ada genangan air di sejumlah titik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semen Padang sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Sutanto Tan pada menit ke-68. Beruntung, Dejan Tumbas mampu mencetak gol kemenangan Persis Solo pada menit ke-77.

ADVERTISEMENT

Pemain Persis Solo Miroslav Maricic mengatakan, sulit mengembangkan permainan dengan kondisi lapangan yang penuh dengan genangan air. Sempat bola tidak bisa bergulir dengan lancar.

"Saya senang bisa mencetak gol. Babak pertama kita tidak bermain dengan begitu baik, tapi kita bisa mencetak gol. Babak kedua, sangat sulit karena lapangan berair, kita memainkan long ball, dan terus berjuang. Raihan 3 poin serasa ini serasa 6 poin," kata Maricic saat konferensi pers di Stadion Manahan Solo," Minggu (12/4/2026).

Kondisi lapang juga mendapatkan kritikan tajam dari Penasihat Klub Semen Padang, sekaligus anggota DPR RI, Andre Rosiade. Dia menyebut, lapangan Stadion Manahan pada babak kedua seperti sawah.

"Kondisi lapangan ini PR besar, saya terus terang sangat menyayangkan. Ini proyek dikerjakan Kementrian PUPR di periode Pak Jokowi, kayak sawah kalau menurut saya," kata Andre.

Dia membandingkan dengan kondisi Stadion Haji Agus Salim yang merupakan kandang dari Semen Padang. Dia menjelaskan Stadion Haji Agus Salim direnovasi tanpa menggunakan uang APBN, namun kondisi drainasenya jauh lebih baik.

"Menurut saya ini harus dievaluasi. Kok dikerjakan oleh pemerintah, jadi kayak sawah. Mengganggu kualitas permainan kedua tim. Seharusnya pertandingan menarik seperti di babak pertama, tapi kurang menarik pada babak kedua, karena memang jadi kayak sawah gitu stadionnya," ucapnya.

Dia menyarankan agar Persis Solo melakukan komunikasi dengan Pemkot Solo untuk perbaikan drainase Stadion. Sebab, sangat disayangkan Stadion sebagus Stadion Manahan, namun memiliki drainase yang buruk.

"Saya harap pihak pengelola bisa mengajukan komplain atau perbaikan. Saran saya Persis Solo bisa bicara dengan Pemkot Solo untuk bisa dibantu perbaiki drainase," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads