Skuad Inter Miami diundang ke Gedung Putih dan menemui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, di depan Lionel Messi dkk, Trump malah membeberkan 'keberhasilannya' dalam kampanye militer melawan Iran.
Diketahui, Inter Miami diundang ke Gedung Putih usai berhasil menjadi juara dalam Major League Soccer (MLS) musim lalu. Trump menyambut mereka sendiri di East Room Gedung Putih, Jumat (6/3/2026) WIB.
Usai menyambut Messi dan CEO Inter Miami Jorge Mas, Trump lantas membuat pidato sambutan. Namun, di awal, dia langsung 'mengoceh' soal perang AS melawan Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Sabtu (28/2), AS bersama Israel membombardir Iran. Serangan udara dua negara menyebabkan sejumlah petinggi Negeri Para Mullah tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei.
Di depan Lionel Messi cs, presiden 79 tahun itu membanggakan AS yang jauh mengungguli Iran.
"Sebelum kita mulai, saya akan menyampaikan beberapa hal mengenai situasi terkini terkait operasi kita di negara Iran. Militer Amerika Serikat, bersama Israel yang luar biasa, terus menghancurkan musuh dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari yang dijadwalkan, dan pada tingkat yang belum pernah dilihat sebelumnya," katanya di awal pidatonya, dilansir detikSepakbola.
"Kami menghancurkan lebih banyak rudal Iran dan kemampuan drone Jerman, mengeliminasinya dengan cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya," sambungnya.
Trump melanjutkan, dia memuji respons cepat militer AS yang mencegat rudal Iran. Ia juga mengapresiasi angkatan laut yang menenggelamkan banyak kapal perang Iran.
"Begitu mereka meluncurkan rudal, dalam empat menit rudal itu dihancurkan. Mereka tidak tahu apa yang terjadi. Kami memiliki militer terbaik di dunia. Angkatan Laut telah hancur. 24 kapal dalam tiga hari. Itu banyak sekali kapal," kata Trump.
Di belakangnya, Messi dan skuad Inter Miami cuma menyimak dengan seksama. Momen itu terjadi saat Trump sedianya mengundang klub sepakbola ke kantornya.
Momen ini juga sempat terjadi tahun lalu, saat Trump juga bertemu Juventus di Gedung Putih. Saat itu, Donald Trump juga bicara soal Iran di depan pesepakbola.
(apu/afn)











































