Persis Solo harus menelan kekalahan dramatis saat menjamu PSM Makassar di Stadion Manahan Solo. Sempat unggul 2-0, Persis Solo terkena comeback hingga laga berakhir 3-4 untuk kemenangan PSM.
Sempat tertinggal dua gol dari sepakan Xandro Schenk (9'), dan Gervane Kastaneer (61'), PSM berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol dari Yuran Fernandes (69'), dan Savio (72'). Tuan rumah sempat kembali unggul lewat brace dari Kastaneer (79'). Namun tim tamu berhasil comeback berkat gol dari Daisuke Sakai (81') dan Alex Tank (90').
"Saya pikir hasil ini tidak pantas, karena kita bermain sangat baik. Gol yang terjadi kita susun dari skema yang sudah kita siapkan, namun keputusan di lapangan merugikan kami. Baik konsentrasi kita, tentang tempo permainan, sehingga kita dirugikan akan hal itu," kata Karteker Persis, Tithan Suryata,saat konferensi pers di Stadion Manahan Solo, Sabtu (29/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Titan mengatakan, tim pelatih dan pemain harus bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki performa tim. Sebab, Persis Solo saat berada di dasar klasemen sementara.
"Dari segi teknis kita harus menyiapkan untuk pertandingan berikutnya, harus lebih bekerja keras lagi, dan harus lebih baik lagi. Secara teknis kita harus latihan lebih keras lagi," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih PSM, Tomas Trucha, mengatakan awalnya anak asuhnya melakukan banyak kesalahan sehingga mendapat konsekuensi dari Persis. Namun mereka mampu bangkit, dan membawa pulang 3 poin.
Dalam kesempatan itu, Tomas menyampaikan rasa dukanya untuk korban banjir di Sumatera.
"Kita berjuang untuk mendapatkan 3 poin, namun di luar sana ada orang yang berjuang untuk hidup mereka. Saya ingin sampaikan rasa berduka saya untuk orang-orang yang terdampak banjir di Sumatera. Dan untuk tetap berhati-hati masyarakat di Sulawesi, khususnya di Makassar karena cuaca akhir-akhir ini sangat buruk," kata Tomas.
(apl/apl)











































