Mulai Januari 2023, 6 Venue Piala Dunia U-20 Khusus untuk Sepakbola

Mulai Januari 2023, 6 Venue Piala Dunia U-20 Khusus untuk Sepakbola

Afzal Nur Iman - detikJateng
Senin, 26 Sep 2022 16:07 WIB
Menpora Zainudin Amali saat di UNNES, Semarang, Senin (26/9/2022).
Menpora Zainudin Amali saat di UNNES, Semarang, Senin (26/9/2022). Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng.
Semarang -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut enam venue Piala Dunia U-20 2023 tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan selain sepak bola mulai Januari 2023 mendatang. Hal itu untuk menjaga kualitas stadion jelang pertandingan pada pertengahan 2023.

"Kesepakatan kita dengan para kepala daerah dan pengguna, itu awal tahun 2023 diambil alih kembali oleh Kementerian PU, jadi enggak boleh lagi digunakan untuk selain sepakbola," kata Zainudin Amali saat berkunjung ke UNNES, Semarang, Senin (26/9/2022).

Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas stadion terutama rumput di lapangan. Mengingat pemulihan rumput di stadion juga membutuhkan waktu.


"Karena kalau dipakai kegiatan non-olahraga atau non-sepakbola bisa rusak lagi nggak keburu, rumput itu kan butuh waktu buat recovery-nya," jelasnya.

Sebelum itu, FIFA dikabarkan akan kembali melakukan inspeksi terkait kesiapan stadion yang akan menjadi venue. Secara umum, persiapan Piala Dunia U-20 semuanya dikatakan sudah siap.

"Kalau sepak bola juga dia enggak boleh rusak. Karena FIFA juga akan datang lagi sebelum itu dan akan lihat bagaimana pemeliharaan kita," lanjutnya.

Sebenarnya, Indonesia sudah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 sejak tahun 2021. Namun, karena kejuaraan itu diundur, perlu dilakukan perbaikan kembali.

Zainudin Amali mencontohkan Stadion Manahan yang kerap digunakan untuk kegiatan non-sepak bola. Meski diperlukan perbaikan, namun hal itu bersifat minor.

"Tentu ada yang rusak, rumputnya diperbaiki, kemudian lampu dan sebagainya tetapi dari penilaian yang ada kan FIFA sudah inspeksi itu tidak mayor, minor. Kalau toh ada perbaikan, renovasi perbaikannya minor, karena yang berat-berat itu sudah dilakukan PU dan pemerintah daerah pada sekitar tahun-tahun 2020 dan awal 2021 jadi kita siap, nggak ada masalah," ungkapnya.



Simak Video "Menpora Tak Izinkan GBK untuk Konser Blackpink-Raisa"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ahr)