Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo menjadi salah satu dari lima kapolda yang meraih penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan ini diberikan karena dedikasi dan berkontribusi mendukung capaian swasembada pangan pada 2025.
Penghargaan tersebut diberikan saat Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar panen raya di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat (Jabar).
Empat kapolda lain yang menerima Satyalancana Wira Karya adalah Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pipit Rismanto, dan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Rosyanto Yudha Hermawan.
Diketahui Prabowo juga memberikan penghargaan kepada tiga pejabat utama Mabes Polri, yakni Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kabareskrim Komjen Syahardiantono, serta Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Anwar. Presiden Prabowo memberikan Bintang Jasa Nararya kepada Komjen Dedi Prasetyo. Kemudian diberikan juga Satyalancana Wira Karya kepada Komjen Syahardiantono serta Irjen Anwar.
Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI-Polri.
"Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
Capaian Satgas Polri untuk Ketahanan Pangan
Sepanjang 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat capaian strategis berupa peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV, seiring optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton.
Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton atau 63,8 persen dari target turut berkontribusi menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.
(afn/alg)