Legitnya Kue Lompong Khas Purworejo, si Hitam Manis dari Merang Pohon Talas

Legitnya Kue Lompong Khas Purworejo, si Hitam Manis dari Merang Pohon Talas

Mardliyyah Hidayati - detikJateng
Minggu, 15 Mar 2026 09:00 WIB
Kue Lompong Khas Purworejo
Kue lompong khas Purworejo. (Foto: Muhammadnursina/Laman Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah)
Solo -

Kue tradisional di Nusantara itu ada banyak sekali, dan masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Salah satu kue tradisional yang unik dari Jawa adalah kue lompong. Kue tradisional yang manis nan legit dari Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

Kue lompong merupakan salah satu dari kue khas dari Purworejo. Mungkin kalian lebih sering mendengar kue clorot khas Purworejo. Meski begitu, kue ini tidak kalah lezat dengan rasa manis nan legit. Tekstur kenyalnya yang tidak membosankan, juga warnanya yang unik, membuatnya sayang untuk diabaikan.

Nah, pada kesempatan kali ini detikJateng akan perkenalkan kepada kalian tentang kue lompong, mulai dari makna sampai resepnya. Langsung saja, yuk simak uraian lengkapnya di bawah!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lompong Bermakna Talas

Kue lompong bukanlah kue biasa. Sebagai kuliner khas daerah, kue lompong tak lepas dari keunikan khas daerah. Salah satu keunikannya adalah penamaan kue dengan cita rasa manis legit ini. Jadi, apa makna nama lompong dari kue ini?

ADVERTISEMENT

Dikutip dari buku berjudul Ragam Kudapan Jawa yang ditulis oleh Murdijati Gardjito, Umar Santoso, dan Eni Harmayani, Istilah lompong ini merujuk pada bahan pembuatan kue tersebut. Kue lompong terbuat dari batang pohon talas yang disebut tanaman (wit) lompong dalam bahasa Jawa.

Meski menggunakan batang pohon talas dalam pembuatannya, bukan berarti secara harfiah demikian. Dalam sebuah unggahan dari Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Purworejo di @purworejokab_, dijelaskan bahwa batang talas tersebut sudah kering dan dibakar sehingga diambil 'merang' nya.

Merang inilah yang menjadi pewarna hitam alami dalam kue lompong. Baik warna dan cara pembuatannya menyimpan keunikan khas yang sederhana ala kue tradisional daerah. Bahan alami dan unik, namun tidak kalah nikmatnya dengan kuliner kekinian.

Tidak hanya itu, makna kesederhanaan dan unik dari kue lompong ini juga ditunjukkan dari bungkusnya. Selayaknya kebanyakan kue tradisional Jawa, kue lompong juga dibungkus daun pisang kering yang diikat dengan tali akar atau tali biasa.

Resep Kue Lompong

Kue hitam manis ini juga tidak sulit dibuat sendiri di rumah. Mengutip sebuah artikel jurnal berjudul Pola Perjalanan Digital Wisata Gastronomi berdasarkan perilaku Wisatawan di Kabotapen Purworejo yang ditulis oleh Fera Widi Astuti dan dua kawannya, berikut ini resep kue lompong.

Bahan:

  • Tepung ketan lumbu atau tepung ketan yang halus
  • Kacang tanah untuk isiannya
  • Gula untuk isiannya
  • Oman atau cairan hitam dari rendaman bubuk abu merang
  • Daun pisang kering atau klaras yang sudah dicuci bersih untuk pembungkusnya

Cara membuat:

  1. Pertama, buat isian kue lompong dengan mencampur kacang tanah sangrai dan gula jawa sambil dihaluskan. Kemudian aduk rata, dan sisihkan.
  2. Selanjutnya buat adonan dengan mencampur tepung beras ketan dengan oman untuk memunculkan warna hitam yang khas.
  3. Aduk campuran dua bahan tersebut sampai membentuk adonan.
  4. Bentuk adonan, dan isi dengan kacang caramel yang sudah dibuat sebelumnya.
  5. Simpan adonan ke dalam wadah yang sudah diolesi minyak, baru dibungkus layaknya tempe daun, dan ikat agar tidak lepas.
  6. Kemudian kukus selama kurang lebih 1 jam agar matang sempurna.
  7. Jika sudah matang, angkat dan sisihkan sampai sedikit dingin, baru disajikan.

Demikian itulah uraian mengenai makna dan resep kue lompong khas Purworejo, kue tradisional berwarna hitam yang manis nan legit. Semoga bermanfaat ya, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(sto/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads