Cara Menyimpan Kelapa Kupas dan Parut agar Tidak Cepat Basi

Arum Sekar Pertiwi - detikJateng
Selasa, 10 Mar 2026 12:43 WIB
Kelapa parut. (Foto: iStock)
Solo -

Kelapa merupakan salah satu tanaman yang seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan. Salah satu bagian yang kerap dikonsumsi adalah daging kelapa, baik sebagai pelengkap air kelapa maupun sebagai bahan santan. Sayangnya, kelapa yang sudah dikupas atau diparut ini memiliki masa simpan yang tidak tahan lama.

Mengutip laman Coconut Stock, kelapa muda yang sudah dikupas atau dibuka hanya bisa bertahan selama 24-48 jam. Adapun kelapa yang sudah tua bisa bertahan selama 3-5 hari. Daging kelapa yang sudah basi akan tampak berwarna kekuningan atau keabu-abuan, berlendir, hingga tampak berjamur.

Masa simpan kelapa, baik dalam bentuk kelapa kupas maupun kelapa parut, akan bergantung pada cara menyimpan atau mengolahnya. Agar kelapa tidak cepat basi, simak cara menyimpan kelapa kupas dan parut yang dirangkum dari laman Coconut Seller India dan laman Traditionally Modern Food berikut ini!

Cara Menyimpan Kelapa Kupas dan Parut agar Tidak Cepat Basi

1. Menyimpan Kelapa yang Sudah Dikupas di Dalam Kulkas

Daging kelapa segar yang baru saja dikupas bisa diletakkan di dalam wadah kedap udara, lalu di simpan di dalam kulkas. Daging kelapa yang disimpan dengan cara ini bisa bertahan selama 5-7 hari.

2. Menyimpan Kelapa yang Sudah Dikupas di Dalam Freezer

Untuk masa simpan yang lebih lama, daging kelapa segar bisa disimpan di dalam freezer. Caranya, potong atau parut daging kelapa, kemudian letakkan di kantung kedap udara dan simpan di freezer. Daging kelapa yang disimpan dengan cara ini bisa bertahan hingga 6 bulan. Sebelum menggunakannya, detikers bisa memindahkannya ke kulkas hingga kelapa tidak beku lagi.

3. Menyimpan Kelapa Parut di Dalam Kulkas

Sama seperti daging kelapa, kelapa parut yang akan disimpan di kulkas juga perlu diletakkan di wadah kedap udara. Kelapa parut ini bisa bertahan hingga 5 hari di dalam kulkas.

4. Menyimpan Kelapa Parut di Dalam Freezer

Sama seperti daging kelapa, kelapa parut yang disimpan di dalam freezer bisa bertahan hingga 6 bulan. Caranya, sebarkan kelapa parut di atas loyang, lalu bekukan di dalam freezer selama beberapa jam. Pindahkan kelapa parut beku ke dalam kantung atau wadah, kemudian simpan kembali di dalam freezer.

5. Mengukus Kelapa Kupas atau Parut

Untuk mencegah tumbuhnya jamur pada daging kelapa atau kelapa parut, detikers juga bisa mengukusnya terlebih dahulu. Setelah itu, tempatkan kelapa yang sudah dikukus ke dalam wadah kedap udara dan simpan di dalam kulkas.

6. Menyimpan Air Kelapa di Kulkas

Air kelapa akan lebih nikmat jika dikonsumsi secara langsung. Namun, detikers juga bisa menyimpannya di kulkas dalam wadah kedap udara. Air kelapa ini bisa bertahan selama 24-48 jam.

Cara Membuat Kelapa Parut Kering, Solusi Kelapa Parut yang Lebih Awet

Ingin menyimpan kelapa parut tanpa kulkas? detikers bisa mengawetkan kelapa parut terlebih dahulu dengan cara mengeringkannya. Kelapa parut kering memiliki masa simpan yang lebih lama daripada kelapa parut biasa dan bisa disimpan di luar kulkas.

Kelapa parut ini juga bisa digunakan dalam beragam masakan, misalnya untuk pembuatan santan, campuran roti, kue, dan makanan lainnya. Berikut adalah cara membuat kelapa parut kering yang dikutip dari buku Budi Daya Tanaman Kelapa & Cara Pengolahannya oleh Gut Windarsih.

Bahan:

  • Kelapa utuh yang sudah tua

Alat:

  • Linggis
  • Pangot atau pisau untuk mencungkil kelapa
  • Baskom
  • Parutan kelapa
  • Ayakan halus
  • Pengaduk
  • Toples

Cara Membuat:

  1. Pilih kelapa yang sudah tua dan kering, lalu kupas sabutnya dengan linggis. Cungkil kelapa dari tempurungnya, lalu kupas kulit arinya.
  2. Cuci kelapa hingga bersih, belah-belah, lalu parut kelapa.
  3. Setelah diparut, letakkan kelapa di atas kasa dan sebarkan agar kelapa tidak saling bertumpuk. Segera jemur kelapa di bawah sinar matahari sambil sesekali dibalik untuk mempermudah dan mempercepat pengeringan.
  4. Pengeringan juga bisa dilakukan di samping tungku atau oven. Namun, panas yang digunakan harus dijaga karena panas yang terlalu besar dapat membuat kelapa berwarna kecokelatan dan panas yang akan membuat kelapa cepat rusak.
  5. Setelah kering, ayak kelapa agar diperoleh ukuran yang sama. Segera masukkan parutan kelapa ke dalam toples dan tutup rapat. Simpan kelapa di tempat yang kering agar tidak mudah tengik.
  6. Jika ingin membuat santan dari kelapa parut kering, detikers bisa merendamnya selama beberapa menit di dalam air, lalu peras dan saring hingga menghasilkan santan.

Nah, itu dia cara menyimpan kelapa kupas dan parut agar tidak cepat basi. Selamat mencoba!

Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



Simak Video "Siap-siap "War" Tiket Indonesia Vs Argentina Segera Dimulai"

(sto/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork