Perbaikan jembatan Sungai Serayu Banyumas akan dimulai awal pekan depan. Rencananya jembatan akan ditutup selama 1,5 bulan.
Adapun hari ini Dinas Perhubungan Banyumas melakukan uji coba penutupan sebagai acuan rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Banyumas Arif Akhmadi menyebut pihaknya akan melihat dampaknya terhadap arus lalu lintas serta menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi hambatan selama pekerjaan berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam uji coba ini penutupan tidak dilakukan sepanjang hari. Dishub hanya melakukannya dalam dua sesi, yaitu pada pagi dan sore hari.
"Uji coba penutupan Jembatan Serayu akan dilakukan pukul 08.00-11.00 WIB dan pukul 16.00-18.00 WIB," kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (11/6/2026).
Selama proses uji coba, seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Serayu. Pengguna jalan diminta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
"Untuk kendaraan kecil dari arah Kebumen maupun Banjarnegara menuju Purwokerto, atau sebaliknya, akan dialihkan melalui ruas jalan kabupaten Mandirancan-Banyumas," terang dia.
Sementara kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto maupun sebaliknya diarahkan melalui jalur nasional Buntu-Sampang-Rawalo-Purwokerto.
Adapun kendaraan besar dari arah Banjarnegara menuju Purwokerto atau sebaliknya akan dialihkan melalui jalur Klampok-Banjarnegara.
Lebih lanjut, Arif memastikan penutupan total Jembatan Serayu tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yakni mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026.
Menurutnya, rentang waktu tersebut telah dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan perbaikan sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat.
"Waktu pelaksanaan perbaikan sudah seminimal mungkin. Kami pilih tanggal tersebut juga dengan pertimbangan bertepatan dengan libur sekolah," kata dia.
(ahr/afn)
