Cara Memasak Daun Pakis agar Empuk, Tidak Berlendir, dan Warnanya Tetap Hijau

Cara Memasak Daun Pakis agar Empuk, Tidak Berlendir, dan Warnanya Tetap Hijau

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Kamis, 08 Jan 2026 12:56 WIB
daun pakis
Ilustrasi daun pakis. Foto: detikfood
Solo -

Daun pakis sudah lama dikenal sebagai sayuran favorit di berbagai daerah. Pucuk pakis muda sering diolah menjadi gulai atau tumisan sederhana karena rasanya segar dan teksturnya khas. Namun, banyak orang justru kapok memasaknya sendiri karena hasilnya mudah lembek, berlendir, dan berubah warna menjadi gelap.

Masalah itu biasanya muncul bukan karena kualitas pakisnya, melainkan karena teknik memasak yang kurang tepat. Pakis termasuk sayuran yang sensitif terhadap panas dan waktu masak. Jika terlalu lama direbus atau dimasak, warnanya cepat kusam dan teksturnya kehilangan kerenyahan alaminya.

Penasaran bagaimana cara agar pakis tetap empuk, tidak berlendir, dan tampil hijau cerah saat disajikan, detikers? Ternyata ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sejak pemilihan bahan hingga proses akhir memasak. Jadi, mari kita simak penjelasannya berikut ini sebelum mulai mengolah pakis di dapur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Pakis paling baik diolah saat masih muda karena lebih empuk dan tidak pahit.
  • Perebusan singkat dengan air asin mendidih membantu menjaga warna hijau dan tekstur.
  • Pendinginan cepat dan penirisan sempurna mencegah pakis menjadi berlendir saat dimasak lanjutan.

ADVERTISEMENT

Cara Memasak Pakis agar Empuk, Tidak Berlendir, dan Tetap Hijau

Pakis atau sayur paku dikenal memiliki rasa segar khas dan tekstur renyah jika dimasak dengan benar. Namun, jika salah teknik, sayur ini bisa berubah lembek, berlendir, dan warnanya kusam. Agar hasil masakan tetap hijau cerah, empuk, dan enak disantap, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sejak proses perebusan hingga penyajiannya. Mari simak tips yang dikutip dari buku Gourmet Delights oleh SAS dan laman Food52.

1. Gunakan Pucuk Pakis yang Masih Muda

Pilih bagian ujung atau pucuk pakis yang masih muda karena teksturnya lebih empuk dan rasanya lebih segar. Pakis yang terlalu tua cenderung keras dan mudah pahit meski sudah dimasak. Pastikan juga pakis dibersihkan dengan baik sebelum diolah.

2. Rebus dengan Air Asin Mendidih

Didihkan air yang sudah diberi garam terlebih dahulu. Takaran garam yang dianjurkan adalah sekitar satu hingga dua sendok teh per liter air. Air mendidih dan garam membantu mempertahankan warna hijau pakis sekaligus mengurangi rasa pahit alaminya.

3. Rebus Sebentar Saja

Masukkan pakis ke dalam air mendidih dan rebus dalam waktu singkat. Untuk sayur paku muda, waktu idealnya sekitar 1-2 menit, atau hingga teksturnya empuk tetapi masih renyah dan warnanya tetap hijau terang. Merebus terlalu lama akan membuat pakis berwarna gelap, lembek, dan berlendir.

4. Segera Rendam dalam Air Dingin

Setelah direbus, segera angkat pakis dan masukkan ke dalam air dingin atau air es hingga benar-benar dingin. Langkah ini penting untuk menghentikan proses pemasakan agar teksturnya tidak terlalu lunak serta membantu mempertahankan warna hijau alaminya.

5. Tiriskan Hingga Benar-benar Kering

Setelah direndam air dingin, tiriskan pakis sampai tidak ada air tersisa. Pakis yang terlalu basah akan mudah berlendir saat diolah lanjutan. Setelah ditiriskan, pakis juga bisa disimpan di lemari es dalam kondisi dingin sebelum dimasak kembali.

Resep Sayur Pakis atau Paku

Setelah mengetahui cara mengolah pakis agar empuk, tidak berlendir, dan tetap hijau, langkah selanjutnya adalah memilih resep yang tepat agar rasa alaminya semakin menonjol. Pakis cocok diolah dengan santan maupun ditumis sederhana bersama bumbu aromatik. Berikut beberapa resep olahan pakis yang bisa dicoba di rumah, dikutip dari buku Resep Komplit Masakan Padang oleh Great Kitchen, Koleksi Resep Masakan Jawa oleh Ny Supriyanti, serta
Koleksi Hidangan Lezat Halalan Toyyiban oleh Ummi Nuraini dan Badiatul M Asti.

1. Gulai Pakis Udang

Bahan

  • Β½ kg daun pakis muda yang sudah disiangi
  • 750 cc santan cair dari 2,5 butir kelapa
  • 200 gram udang yang telah dikupas (bisa diganti sesuai selera)
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 3 buah asam kandis
  • 30 lembar daun ruku-ruku atau daun kemangi

Bumbu halus

  • 1 ons cabai merah
  • 10 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • Garam secukupnya

Cara membuat

  1. Daun pakis dicuci bersih lalu ditiriskan hingga tidak berair.
  2. Santan cair dididihkan bersama bumbu halus, serai, lengkuas, dan udang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  3. Setelah itu, masukkan daun pakis dan biarkan mendidih.
  4. Tuangkan santan kental, lalu masak hingga kuah mengental dan santan tampak berminyak. Angkat dan sajikan hangat.

2. Sambal Goreng Pakis

Bahan

  • Pucuk daun pakis 2 mangkuk, diiris
  • Udang 1 ons
  • Santan 1 mangkuk

Bumbu

  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah besar
  • Cabai rawit secukupnya
  • 3 buah cabai hijau besar
  • 2 butir tomat
  • 2 butir kemiri
  • Gula dan garam secukupnya
  • Bumbu penyedap secukupnya

Cara membuat

  1. Daun pakis muda dijemur sebentar hingga layu, kemudian dicuci dan dipotong-potong.
  2. Udang dibersihkan dan dikupas.
  3. Semua bumbu dihaluskan, sementara tomat dipotong menjadi empat bagian dan cabai hijau diiris menyerong.
  4. Bumbu ditumis hingga harum, lalu masukkan tomat dan cabai hijau.
  5. Setelah itu masukkan daun pakis dan aduk rata.
  6. Tuangkan santan dan masak hingga santan berkurang dan bumbu meresap. Angkat dan sajikan.

3. Tumis Pakis Daun Jeruk

Bahan

  • 100 gram udang kecil, dibuang kepalanya dan disisakan ekornya
  • 175 gram daun pakis
  • 200 ml santan
  • 3 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
  • 1 batang serai, dimemarkan

Bumbu halus

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah
  • Β½ sendok teh terasi
  • ΒΌ sendok teh gula
  • ΒΎ sendok teh garam

Cara membuat

  1. Bumbu halus ditumis bersama serai dan daun jeruk hingga harum.
  2. Masukkan udang dan aduk hingga berubah warna.
  3. Tambahkan daun pakis dan aduk hingga layu.
  4. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga masakan matang dan bumbu meresap.
  5. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Pakis sebenarnya mudah diolah asalkan tekniknya tepat dan tidak terburu-buru. Dengan perlakuan yang benar, sayuran ini bisa tampil segar, cantik, dan lezat dalam berbagai masakan rumahan. Selamat mencoba, detikers!



(par/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads