Selain carica yang terkenal hanya bisa dihasilkan di Dieng, Wonosobo punya kuliner bernama mie ongklok. Sajian satu ini punya kuah kental sedap, menghadirkan cita rasa bertekstur, lengket, sekaligus gurih.
Menurut keterangan dari buku Makanan Khas Jawa Tengah oleh Prasita Puspita Sari, nama mie asal Wonosobo ini merujuk pada alat dari anyaman bambu untuk merebus mie. Dilihat sepintas lalu, bentuknya tampak seperti keranjang berukuran kecil.
Lebih lanjut, dikutip dari buku Ensiklopedia Makanan Khas Jawa oleh Wind Dylanesia, kuah mie ongklok terbuat dari campuran gula jawa, epi, dan rempah-rempah. Di samping itu, ada tambahan bumbu kacang, merica, dan bawang goreng guna memberi sensasi segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang yang telah mencicipi mie ongklok otentik Wonosobo dijamin bakal merindukan rasanya. Kamu termasuk? Yuk, coba buat sendiri di rumah dengan mengikuti sejumlah resep yang telah detikJateng siapkan berikut ini.
Kumpulan Resep Mie Ongklok Wonosobo
Resep #1
(sumber: buku Kitab Rahasia Membuat Mie oleh Putu Kornia)
Bahan:
- 500 gram (g) mie kuning basah
- 800 mililiter (ml) kaldu daging
- 100 g kol
- 10 batang daun kucai
- 4 sendok makan (sdm) tepung kanji
- 4 sdm kecap manis
- Penyedap rasa secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bahan bumbu yang dihaluskan:
- 4 siung bawang putih
- Β½ sendok teh (sdt) merica
- 1 sdt garam
Cara membuat:
- Buat kuah dengan cara memanaskan minyak goreng, kemudian tumis bumbu halus sampai harum.
- Masukkan kaldu daging, masak sampai mendidih.
- Tambahkan tepung kanji. Aduk rata, angkat, dan sisihkan.
- Taruh mie dan kol dalam saringan. Masukkan dalam air mendidih. Kocok-kocok sampai matang.
- Pindahkan mie dan kol yang sudah matang di mangkuk.
- Tambahkan penyedap rasa, taburkan irisan daun kucai, dan siram dengan kuah.
Resep #2
(sumber: buku Olahan Mie oleh Carla Maharani)
Bahan:
- 400 g mie telur (basah) lebar
- 150 g udang basah
- 4 sdm minyak goreng
Bahan yang dihaluskan:
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 sdm ebi, rendam air
- 2 cm jahe, memarkan
- 700 ml air
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdm kecap manis
- Β½ sdt lada halus
- 1 sdt garam halus
- Β½ sdm tepung kanji, larutkan dengan sedikit air
- 60 g kol, potong-potong
- 1 batang daun bawang, iris halus
Bahan pelengkap:
- Sambal cabai rawit
- 2 butir telur rebus, potong-potong
- 2 sdm bawang merah goreng
- 1 sdm cabai cincang
- 5 potong jeruk nipis
Cara membuat:
- Seduh mie dengan air panas, tiriskan. Sisihkan. Kupas udang, cincang kasar, sisihkan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan jahe sampai harum. Tambahkan udang, masak sampai udang berubah warna.
- Beri air, gula pasir, kecap manis, lada, garam, dan larutan tepung kanji ke dalam tumisan udang.
- Masak sambil sesekali diaduk sampai mendidih.
- Tambahkan mie kuning, kol, dan daun bawang. Masak sembari aduk agar semua bahan matang. Angkat.
- Sajikan panas dilengkapi bawang merah goreng, sambal rawit, cabai cincang, telur rebus, dan irisan jeruk nipis. Hidangkan.
Resep #3
(sumber: buku Lauk Rumahan oleh Raditrini)
Bahan:
- 300 g mie telur
- 100 g daging sapi
- 800 ml air
- 3 sdm minyak untuk menumis
- 4 lembar daun kol, iris kasar
- Β½ ikat daun bawang kucai, iris 2 cm
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdm tepung kanji, larutkan dengan sedikit air
Bahan yang dihaluskan:
- 4 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- Β½ sdt merica butir
- Garam secukupnya
Cara membuat:
- Rebus mie, angkat dan tiriskan.
- Rebus daging sapi sampai matang, angkat dan potong-potong. Sisihkan airnya untuk kaldu.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum dan matang.
- Masukkan potongan daging rebus, kol, daun bawang kucai, dan air kaldu daging. Masak sampai mendidih.
- Tambah kecap manis dan masukkan mie telur. Aduk rata.
- Kentalkan dengan larutan tepung kanji. Masak sampai matang. Angkat.
Nah, itulah 3 resep mie ongklok asli Wonosobo yang bisa detikers coba sendiri. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
(par/par)