Pemaksaan Hijab di SMAN 1 Banguntapan Terungkap dari Rekaman CCTV

Pemaksaan Hijab di SMAN 1 Banguntapan Terungkap dari Rekaman CCTV

Jauh Hari Wawan S. - detikJateng
Jumat, 05 Agu 2022 15:58 WIB
Kepala ORI perwakilan DIY, Budhi Masthuri saat memberikan keterangan, Sabtu (16/7/2022).
Kepala ORI perwakilan DIY, Budhi Masthuri saat memberikan keterangan, Sabtu (16/7/2022). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Yogyakarta -

Inspektorat Jendral Kemendikbud bertemu dengan ORI perwakilan DIY untuk membahas soal pemaksaan penggunaan hijab terhadap salah satu siswi SMAN 1 Banguntapan. Dalam pertemuan itu, tim Irjen Kemenbudristek menunjukkan rekaman CCTV saat siswi tersebut dipasangkan hijab.

"Sempat kita melihat (rekaman) CCTV-nya. Ditunjukkan (oleh Irjen Kemendikbud). Tadi kita lihat pas pemasangannya (hijab)," kata Kepala ORI perwakilan DIY Budhi Masturi ditemui di kantornya, Jumat (5/8/2022).

Menurut Budhi, rekaman CCTV itu lah yang oleh Kemendikbud menjadi dasar adanya pemaksaan siswi berhijab. Dari rekaman itu, kata Budhi, tim Irjen Kemendikbud melihat bagaimana bahasa tubuh si anak saat berhadapan dengan 3 orang dewasa kemudian dipasangi hijab.


"Tim Irjen sudah ke sekolah dan mereka sudah melihat CCTV-nya, hasil videonya dan menceritakan mendiskripsikan ya memang menurut mereka (Kemendikbud) itu paksaan. Itu ada unsur paksaan," ujarnya.

Kendati ada rekaman CCTV yang disampaikan oleh Kemendikbud, ORI DIY belum pada kesimpulan. Rekaman CCTV itu, lanjut Budhi menjadi pelengkap untuk mengambil kesimpulan ada atau tidaknya paksaan berhijab.

"Ombudsman masih akan menyimpulkan, tapi CCTV atau cerita yang disampaikan oleh Irjen tadi menambah evident kami untuk menyimpulkan ada atau tidak adanya terjadi atau tidak terjadinya pemaksaan," tegasnya.

"Menurut mereka (Irjen) itu sudah memenuhi kriteria terjadi pemaksaan. Kalau Ombudsman itu menjadi pelengkap kami untuk menyimpulkan ada (atau) tidaknya pemaksaan," sambungnya.

Budhi melanjutkan, ORI baru akan menyampaikan kesimpulan dan rekomendasi ke Disdikpora baru akan disampaikan minggu depan.

"Kemarin Disdik koordinasi dengan kita. Koordinasi intinya ORI kapan rekomendasinya. Untuk itu kami kira-kira minggu depan kita selesaikan. Selasa atau Rabu," pungkasnya.



Simak Video "Guru dan Kepala SMAN 1 Banguntapan Disanksi Ringan Terkait Kasus Jilbab"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/aku)