Jogja Bikin Asrama Khusus Eks Pelaku Klithih, Begini Fasilitasnya

Heri Susanto - detikJateng
Selasa, 12 Apr 2022 16:31 WIB
ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran. Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Yogyakarta -

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini tengah menyiapkan sekolah khusus untuk pelaku atau anak yang berpotensi menjadi pelaku kejahatan jalanan dan klithih. Fasilitas itu disediakan agar anak-anak yang menjadi pelaku kejahatan jalanan tidak putus sekolah.

Rencananya, sekolah dengan sistem asrama itu akan disediakan di gedung Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) di Kemantren Pundong.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DIY Erlina Hidayati menjelaskan, Pemda DIY telah menyiapkan program besar sebagai pusat kreativitas remaja.


"Namanya Jogja Creative Care atau bisa (nama) yang lain. Di dalamnya, ada banyak space, seperti meet up space, energy release space, working space, mental health space, terapi perilaku, jadi kami ingin penanganan ini berada di satu tempat terpadu," kata Erlina diwawancarai wartawan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Selasa (12/4/2022).

Ia menambahkan, di sekolah asrama ini, pihaknya akan menindaklanjuti usulan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membangkitkan empati dan simpati masyarakat. Yaitu dengan melibatkan masyarakat maupun lembaga menjadi orang tua asuh.

"Memang kami usulkan boarding school dengan sistem foster care, foster parent. Alternatifnya bisa di Pundong," jelasnya.

Ia menambahkan, semua fasilitas untuk boarding school ini, semuanya akan disiapkan Pemda DIY. Adapun waktu pendirian Jogja Creative Care ini, ditargetkan secepat mungkin.

"Pak Gubernur meminta secepat mungkin," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan asesmen untuk anak-anak yang akan mengikuti pendidikan di sekolah asrama itu. Nantinya, anak nakal dan berpotensi nakal bisa masuk di sekolah ini.

"Termasuk geng sekolah. Bisa masuk di sini, tapi akan dilakukan asesmen terlebih dahulu. Nanti disesuaikan dengan prioritas dan melihat daya tampungnya,' katanya.



Simak Video "Viral Video Pelaku Klithih Dikejar Warga-Ojol Hingga ke Tamansari Yogya"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ams)