2 Wisatawan Hilang Tergulung Ombak Pantai Glagah Kulon Progo

2 Wisatawan Hilang Tergulung Ombak Pantai Glagah Kulon Progo

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Minggu, 27 Mar 2022 14:47 WIB
Tim SAR gabungan sedang bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Glagah, Kulon Progo, DIY, Minggu (27/3/2022).
Tim SAR gabungan sedang bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Glagah, Kulon Progo, DIY, Minggu (27/3/2022). (Foto: dok. Basarnas Yogyakarta)
Kulon Progo -

Dua wisatawan tenggelam usai tergulung ombak di Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tim SAR gabungan saat ini dikerahkan untuk melakukan proses pencarian.

Dua wisatawan itu adalah Ivander Tristan Zahwan (9) dan Oktafiansah Rahmadan Zahwan (18) warga Kotagede, Yogyakarta. Kejadian bermula saat korban Ivander sedang bermain di bibir pantai, mendadak ada ombak besar yang menghantam hingga tubuhnya terseret.

Melihat hal itu, korban Oktafiansah yang tak lain adalah saudaranya, berupaya menolong. Nahas, Oktafiansah justru ikut terseret hingga keduanya tenggelam.


"Korban 1 sedang duduk di pinggir pantai tiba-tiba ombak besar datang sehingga terseret sampai di bibir pantai, korban 2 yang berada di dekatnya menolong korban 1, sudah dalam genggaman namun kedua korban terseret arus ke selatan," ucap Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L Wahyu Efendi, kepada wartawan Minggu (27/3/2022).

Wahyu menyebut, kedua korban terkena ombak hingga masuk ke palung laut. Kedua korban kemudian terpisah dan hilang.

"Keduanya terkena ombak besar sehingga masuk ke palung laut, lalu korban terpisah dan hilang, anggota satlinmas sudah berupaya menolong ke selatan namun korban sudah hilang," jelas Wahyu.

Wahyu mengatakan, pihaknya bersama Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulon Progo dan Ditpolair Polda DIY kini sedang melakukan pencarian korban. Basarnas sendiri mengerahkan 1 tim rescue dari Unit Siaga Basarnas Kulon Progo yang dilengkapi dengan peralatan water rescue.

Sementara itu Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan, saat kejadian ombak dalam kondisi besar. Hal itu menyulitkan upaya penyelamatan korban.

"Anggota satlinmas berkali-kali memberi imbauan kepada para pengunjung agar tidak mandi di laut. Hingga saat ini kedua korban sedang dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," ujarnya.



Simak Video "Jamu Gendong, Minuman Tradisional Berkhasiat, Kulon Progo "
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)