Misteri Dentuman di Langit Jogja, Ini 4 Fakta yang Terungkap

Tim detikcom - detikJateng
Rabu, 09 Mar 2022 18:24 WIB
Towering cloud in summer
Ilustrasi langit. (Foto: iStock)
Yogyakarta -

Warga Jogja dan sekitarnya dihebohkan dengan suara dentuman misterius di langit pagi tadi. Belum ada yang bisa memastikan mengenai suara yang cukup mengagetkan warga tersebut.

Berikut fakta-fakta di balik suara dentuman yang terdengar pada sekitar pukul 10.00 WIB dan menghebohkan warga Jogja itu:

1. Bukan aktivitas Gunung Merapi

Suara dentuman misterius ramai menjadi perbincangan para netizen saat awal terdengar. Ada yang beranggapan bahwa suara tersebut berkaitan dengan adanya aktivitas Gunung Merapi.


Namun perkiraan itu dibantah oleh Diskominfo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Melalui akun Twitter resmi Dinas Kominfo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), @kominfodiy, memposting informasi soal dentuman tersebut.

Disebutkan bahwa dentuman terdengar sekitar pukul 10.00 WIB. Dentuman dipastikan bukan berasal dari aktivitas Gunung Merapi.

"Terkait suara dentuman terdengar oleh sebagian besar masyarakat di DIY dan sekitarnya pada pukul ±10.00 WIB, disampaikan oleh @BPPTKG bahwa kejadian tsb tidak berkaitan dengan #Merapi," tulis akun @kominfodiy dikutip detikJateng, Rabu (9/3).

2. Dentuman terdengar di beberapa wilayah

Dentuman yang terdengar cukup keras di langit ternyata tidak hanya didengarkan oleh warga Jogja saja. Tetapi, warga dari daerah lainnya juga mendengar suara misterius di langit itu.

Ini diketahui dari postingan warganet yang mengaku mendengar dentuman misterius itu. Ada yang menuliskan mendengar dentuman di wilayah Sleman, Kulon Progo, dan Jogja.

3. Dikira suara pesawat

Suara dentuman keras di langit Daerah DIY atau Jogja tadi pagi membuat geger masyarakat. Sejumlah saksi mengungkapkan bahwa suara itu seperti bersumber dari pesawat tapi tak terlihat ada pesawat yang melintas.

"(Suaranya) gembruduk terus hoer hoer. Mirip pesawat tapi bukan pesawat komersil, dan nggak keliatan di langit," ungkap warga Turi, Sleman, Dwi Iswahyudi (29), saat dimintai konfirmasi oleh wartawan Rabu (9/3/2022).

Dwi mengaku mendengar suara dentuman itu pada sekitar pukul 10.15 WIB. Suara itu berasal dari arah timur dan seperti bergerak ke arah barat.

"Dari timur menuju barat. Juga terdengar di wilayah Magelang dan Kulon Progo. Godean juga Minggir," ujarnya.

4. BPPTKG berikan penjelasan

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan dentuman itu bukan dari aktivitas Gunung Merapi.

"Terkait suara dentuman yang terdengar oleh sebagian besar masyarakat di Yogyakarta dan sekitarnya pada pukul ±10.00 WIB, dapat kami sampaikan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan Merapi. Seismogram stasiun PUSS pukul ±10.00 tidak menunjukkan aktivitas yang signifikan," bunyi postingan akun BPPTKG, diikutip detikJateng, Rabu (9/3/2022).

Sementara itu dalam keterangannya, BPPTKG menjelaskan hasil pengamatan aktivitas Gunung Merapi hari ini pukul 06.00-12.00 WIB, secara visual gunung jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah.

Kemudian teramati dua kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter ke arah barat daya. Gempa guguran 33 kali, amplitudo 3-35 mm, durasi 37-191 detik. Dan embusan 1 kali, amplitudo 3 mm, durasi 19 detik. Tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga).



Simak Video "Heboh Dentuman Keras di Depok, Warga Diminta Tak Panik"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/sip)