8 Pegawai Kena Corona, Kantor Kemantren Gondokusuman Jogja Ditutup

8 Pegawai Kena Corona, Kantor Kemantren Gondokusuman Jogja Ditutup

Heri Susanto - detikJateng
Senin, 14 Feb 2022 17:26 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/loops7)
Jogja -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menutup operasional Kantor Kemantren Gondokusuman. Penutupan dilakukan usai delapan pegawai kantor tersebut diketahui positif terpapar virus Corona atau COVID-19.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menjelaskan, penutupan hanya untuk operasional saja. Sementara itu, pelayanan publik terutama kependudukan masih tetap dilayani dengan dialihkan di kantor kelurahan yang ada di Kemantren Gondokusuman.

"Pelayanan dialokasikan ke kelurahan dan dilanjutkan melalui e-office. Sehingga, tidak ada kendala, layanan tetap dapat diakses," tandas Heroe saat diwawancarai wartawan di Kompleks Balai Kota, Senin (14/2/2022).

Ketua Harian Penanganan COVID-19 di Kota Jogja ini menjelaskan, saat ini kondisi delapan pegawai Kantor Kemantren Gondokusuman itu dalam kondisi sehat, bahkan sebagian tidak menunjukkan gejala. Pihaknya meyakini, kasus serupa mulai terjadi di perkantoran lain.

"Totalnya ada delapan orang yang terpapar, tapi gejalanya ringan semua. Dengan kenaikan kasus ini, saya yakin itu, di beberapa perkantoran juga sudah ada yang terpapar," terangnya.

Terpisah, Mantri Pamong Praja Gondokusuman, Guritno menjelaskan, tracing sudah dilangsungkan di kantornya secara menyeluruh. Namun, beberapa pegawai masih menunggu hasil tes yang dijadwalkan baru keluar pada Selasa (15/2) besok.

"Semoga hasilnya negatif semua, sehingga Kamis (17/2) sudah normal kembali," katanya.

Untuk teknis pelayanan, lanjut dia, berkas-berkas syarat layanan kependudukan yang diserahkan warga masyarakat ke kelurahan, langsung dibawa ke kemantren hari itu juga, pukul 12.00-13.00 WIB.

"Jadi, sebelum 15.00 WIB bisa diambil lagi oleh kelurahan, sekalian membawa berkas yang datang sebelum 15.00 WIB," terangnya.

"Kalau untuk register pelayanan, perangkat kelurahan yang akan berkomunikasi dengan petugas pelayanan di kantor kemantren," pungkas Guritno.



Simak Video "Pemda DIY Luncurkan Visiting Jogja untuk Panduan Wisata saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT