Mercy Dirusak di Bantul, Sempat Serempet Motor dan Diteriaki Maling

Tim detikcom - detikJateng
Minggu, 30 Jan 2022 09:52 WIB
Mobil Mercy e-260 yang jadi bahan amukan massa di Bantul, kini ringsek. Polisi meringkus 3 tersangka perusakan mobil dan penganiayaan terhadap pengemudi.
Mercy Dirusak Massa di Bantul. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Jogja -

Kasus mobil Mercy dirusak di Bantul masih didalami polisi. Polisi mengungkap, kasus ini berawal dari cekcok pengemudi mobil lalu sempat menyerempet pemotor hingga diteriaki maling.

Dalam jumpa pers yang digelar di Polres Bantul pada Sabtu (30/1), Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, menyampaikan kejadian ini berawal dari cekcok pengemudi mobil Mercy yakni MGW (39) sempat cekcok dengan juru parkir sebuah restoran makanan siap saji di Jalan Bantul. Cekcok itu dipicu karena pemobil Mercy yang sempat mengerem mendadak sehingga ditegur juru parkir restoran tersebut.

Juru parkir disebut sempat menggebrak mobil sehingga MGW tidak terima. Saat cekcok itulah, beberapa teman juru parkir datang dan membuat MGW panik.


MGW langsung melarikan diri ke arah selatan dari lokasi kejadian. Hingga akhirnya MGW sempat menyerempet tiga pemotor. Kasus serempetan ini telah ditangani Satlantas Polres Bantul dan diselesaikan secara kekeluargaan. Disebut tidak ada korban luka dalam kejadian itu.

Kembali ke kejadian tabrak lari, ssai menyerempet tiga pemotor, MGW terus melaju. Pemotor yang diserempet tidak terima dan mengejar MGW.

"Beberapa masyarakat ikut terprovokasi karena ada teriakan maling-maling," ujar Ihsan.

Hingga tiba di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, MGW menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah orang. Mobilnya juga dirusak massa.

Akibat hal tersebut, MGW mengalami luka memar. Kaca depan, kaca belakang, dan spion mobil MGW juga rusak. Kerugian MGW ditaksir hingga Rp 50 juta.

"Jadi walaupun tidak lapor, tetap kita cari dan buatkan laporan tipe A karena perusakan dan pengeroyokan tidak dibenarkan," ucapnya

Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus perusakan mobil.

Tersangka pertama adalah ATW (22) warga Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ATW adalah korban yang diserempet oleh MGW saat melarikan diri dari cekcok yang sebelumnya terjadi di Jalan Bantul.

Tersangka kedua adalah MDK (21), warga Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Sama dengan ATW, MDK ikut merusak mobil MGW karena menjadi korban tabrak lari MGW.

Sedangkan tersangka ketiga adalah CP (25) warga Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, yang ikut memukul bagasi mobil MGW menggunakan pelat nomor mobil. Namun, CP melakukan hal itu bukan karena menjadi korban laka lantas MGW, melainkan hanya termakan provokasi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang perusakan terhadap barang maupun orang dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.



Simak Video "Diteriaki Maling, Mobil Mercy di Bantul Jadi Sasaran Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)