1.750 Kopdes Merah Putih Telah Beroperasi di Jateng

1.750 Kopdes Merah Putih Telah Beroperasi di Jateng

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 28 Agu 2025 20:19 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat menghadiri rakor satgas nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, terkait Percepatan Operasional KDKMP Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat menghadiri rakor satgas nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, terkait Percepatan Operasional KDKMP Provinsi Jateng di Semarang. Foto: Dok Pemprov Jateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, menyebutkan sebanyak 1.750 dari 8.523 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi di Jateng. Koperasi itu pun mengoptimalkan potensi di wilayah masing-masing.

Hal itu diungkapkan Luthfi dalam rapat koordinasi (rakor) satgas nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, terkait Percepatan Operasional KDKMP Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (28/8/2025). Luthfi menyebutkan dari 8.523 koperasi itu, 6.773 koperasi masih dipersiapkan operasionalnya.

"Sebanyak 6.773 koperasi yang belum operasional itu minimal sudah punya gerai. Dan menunggu petunjuk Dinas Koperasi dan UMKM yang kita dorong untuk mendampingi," kata Luthfi dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun modal dari 8.523 koperasi itu, kata Luthi, dibutuhkan total modal sebesar Rp 22,4 miliar. Jumlah anggota koperasi tersebut sebanyak 117.661 orang.

ADVERTISEMENT

Dari 1.750 Kopdes Merah Putih yang beroperasi di Jateng, sebanyak 1.444 koperasi bergerak di sektor usaha seperti Laku Pandai, pertanian, peternakan, elpiji, dan lain-lain. Sementara sebanyak 306 koperasi bergerak di bidang sembako, apotek, klinik kesehatan, gudang, kendaraan logistik, dan simpan pinjam.

Rata-rata Kopdes Merah Putih yang telah beroperasi itu memiliki dua gerai, bahkan empat gerai. Hal tersebut menunjukkan kelengkapan infrastruktur koperasi telah disiapkan dengan baik.

Luthfi mengungkapkan, Pemprov Jateng pun mendukung penuh keberadaan Kopdes Merah Putih seperti halnya melalui Dinas Koperasi dan UMKM, BUMD Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) yang bergerak di bidang pangan, serta PT Jateng Petro Energi yang berkaitan dengan gas elpiji dan lainnya.

Kepada pemerintah pusat, Luthfi juga mengusulkan adanya penambahan sub pangkalan elpiji di Jateng agar lebih dekat dengan Kopdes Merah Putih. Selain itu, Luthfi juga mengusulkan regulasi tata kelola Kopdes Merah Putih bisa dibuat lebih komprehensif sebab banyaknya pertanyaan dan kebingungan di level bawah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengapresiasi Luthfi. Sebab pembentukan Kopdes Merah Putih di Jateng merupakan tertinggi se-nasional.

Zulhas mengatakan, tingginya pembentukan Kopdes Merah Putih di Jateng itu membantu memenuhi target operasional 10 ribu Kopdes Merah Putih se-Indonesia.

"Tertinggi, seluruh Indonesia itu Jawa Tengah tertinggi. 1.750 unit. Target kami kan 10 ribu, kalau Jawa Tengah saja 2.000, aman kita," kata Zulhas.




(afn/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads