Polisi saat ini telah mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan yang terjadi setelah kegiatan Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di wilayah Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Ketujuh orang tersebut saat ini menjalani proses penyidikan di Polres Pekalongan Kota.
"Untuk perkembangan penanganan kasus penganiayaan di wilayah Simbang, kami sudah melaksanakan, mengamankan 7 orang terduga pelaku. Dan 7 orang sudah proses penyidikan tentunya, ya nanti menunggu-nunggu proses selanjutnya," kata Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto saat ditemui detikJateng, Sabtu (26/09).
Para terduga pelaku tersebut datang ke pihak kepolisian dan menyerahkan diri. Seluruhnya merupakan warga wilayah Simbang dan sekitarnya dan telah berusia di atas 18 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan menyerahkan diri. Semua yang kami amankan dewasa, di atas 18 tahun. Warga daerah Simbang," jelasnya.
Kasus pengeroyokan tersebut berkaitan dengan dua laporan yang diterima oleh pihak kepolisian. Dalam peristiwa itu, terdapat korban yang berasal dari Kabupaten Purbalingga dan Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian peristiwa secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
"Proses selanjutnya tentunya akan kami proses sesuai dengan prosedur. Nanti untuk pengembangan perkara, apakah ada keterlibatan yang lain atau tidak. Namun kami selalu intens melaksanakan penyidikan," kata Setyanto.
Polisi masih terus mendalami perkara tersebut dan akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil penyidikan.
Sebelumnya diberitakan, dua pemotor yang merupakan penjual sosis, dikeroyok kelompok pemuda di tengah kemacetan Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) Kabupaten Pekalongan, pada Jumat dini hari (11/09). Videonya kemudian viral di sosial media.
Kedua korban yakni Gita Firmansyah (30) dan adiknya, Igbal Raihan. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada hari itu juga, Jumat malam (11/09), usai menjalani visum di RS Djunaid Pekalongan.
