Respons Sekda Banyumas Disebut KPK Tahu soal Pemerasan Mahasiswa Unsoed

Anang Firmansyah - detikJateng
Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB
Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie memberikan keterangan kepada wartawan soal penggeledahan KPK di halaman Pendopo Sipanji Purwokerto, Senin (14/9/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie, merespons pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus korupsi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Dalam pernyataannya, KPK menyebut Agus mengetahui adanya praktik pemerasan yang menjerat Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq.

"Ya namanya berita ya boleh-boleh saja. Mengetahui tentang apa itu. Nanti biar KPK yang mendalami itu, saya juga tidak begitu paham tentang itu," kata Agus saat ditemui di halaman Pendopo Sipanji Purwokerto, Senin (14/9/2026).

Ia juga meminta doa kepada masyarakat agar persoalan ini cepat selesai.

"Ya mohon doanya, masalah ini cepat selesai, jadi klir lah gitu," terang dia.

KPK juga telah melakukan penggeledahan ke ruangan Agus pada Kamis (10/9) kemarin. Usai penggeledahan tersebut, Agus mengaku telah berkegiatan seperti biasanya termasuk hari ini.

"Hari ini ada beberapa kegiatan, saya belum tahu nih agendanya, tapi yang sudah ada, ada beberapa kepala dinas yang akan konsultasi, koordinasi, kemudian rapat internal, Senin biasanya rapat asisten. Jadi kegiatan seperti biasa," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas digeledah KPK terkait kasus pemerasan pada jalur masuk seleksi mandiri calon mahasiswa baru (camaba) yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq (ASO). KPK menyebut pihak Sekda mengetahui adanya praktik pemerasan itu.

"Yang bersangkutan diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang kemudian diterima di Unsoed," kata Juru bicara KPK Budi Prasetyo dikutip dari detikNews, Jumat (11/9).

Budi menjelaskan penggeledahan dilakukan hari Rabu (9/9) hingga Kamis (10/9). Total ada enam lokasi yang digeledah antara lain ruang Sekda Banyumas dan rumah tiga Wakil Rektor.

"Serangkaian penggeledahan tersebut dilakukan di lokasi rumah Wakil Rektor I, II, dan IV, rumah salah satu dosen, serta ruangan Sekda Banyumas," jelasnya.



Simak Video "Berfoto Menarik di Bawah Bunga Sakura di Banyumas, Jawa Tengah"

(apl/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork