Terpopuler Sepekan

Terungkapnya Penemuan Mayat Wanita di Kendal Ternyata Dihabisi Pacar Gelap

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 28 Jun 2026 15:28 WIB
Rilis kasus pembunuhan di Mapolres Kendal, Selasa (23/6/2026). Foto: dok. detikJateng
Solo -

Pelaku pembunuhan Lutfiana (33), wanita yang mayatnya ditemukan di semak-semak Jalan Lingkar Weleri, Kendal, pada Minggu (14/6) terungkap sebagai pacar gelap korban. Aan, nama pembunuh Lutfiana, kalap menghabisi kekasih gelapnya lantaran korban minta dibelikan cincin.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono, menuturkan Aan dibekuk di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (16/6/2026). Aan diketahui merupakan pria asal Batang.

"Setelah kami melakukan penyelidikan dan pendalaman, kemudian kami berkoordinasi dengan Jatanras Polda Jawa Tengah. Kami berhasil mengamankan tersangka Aan warga kabupaten Batang," papar Bondan saat rilis kasus di Polres Kendal, Selasa (23/6).

"Tersangka ini kami amankan di tempat persembunyiannya di teman wanitanya di daerah Cikarang Utara kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tersangka tak berkutik saat kami amankan," sambungnya.

Korban Dibunuh Usai Minta Cincin

Bondan melanjutkan, kepada penyidik, Aan mengungkapkan dia dan Lutfiana sudah menjalin hubungan selama 4 tahun. Ia mengaku membunuh pacarnya itu lantaran korban sering minta dibelikan cincin dan tas.

"Jadi tersangka ini merupakan kekasih atau pacar gelap gelapnya korban. Keduanya, tersangka dan korban, sudah menjalin asmara selama empat tahun terakhir," kata Bondan.

"Motif pembunuhannya itu karena tersangka emosi terhadap korban. Korban sering meminta dibelikan cincin dan tas, jadi tersangka emosi," tambahnya.

Cekcok Saat Check In di Hotel

Bondan menjelaskan keduanya bertemu dan check in di salah satu hotel kawasan Kecamatan Sukorejo, Kamis (11/6) lalu. Aan dan Lutfiana lantas melakukan hubungan seks.

"Awalnya keduanya bertemu dan cek in hotel di Sukorejo pada hari Kamis (11/6) lalu melakukan hubungan layaknya suami istri. Setelah itu korban tiba-tiba menagih janji yang pernah diberikan oleh tersangka bahwa akan membelikan cincin dan tas. Tersangka karena tidak memiliki uang untuk membeli cincin dan tas lalu menolak permintaan korban," terangnya.

"Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga dalam perjalanan dari hotel atau di dalam mobil masih cekcok," tambahnya.

Karena emosi dengan korban, Aan menyerang dan mencekik leher Lutfiana hingga kehabisan napas.

Melihat korban masih bergerak, Aan membenturkan kepala korban ke dasbor mobil, dan jendela berkali-kali. Ia juga sempat mencekik korban lagi untuk memastikannya benar-benar tewas.

"Tersangka tersulut emosinya setelah terus-terusan korban menagih janjinya. Tersangka lalu mencekik leher korban hingga korban kehabisan nafas," paparnya.

"Melihat korban masih bergerak, tersangka lalu memegang kepala korban dan membenturkan kepala korban berulang kali ke dashboard mobil dan pintunya. Korban kemudian kembali mencekik korban lagi untuk memastikan korban sudah meninggal," terangnya.

Begitu korban tewas, Aan membuang mayatnya di semak-sema pinggir Jalan Lingkar Weleri.

"Mayat korban lalu dibuang tersangka di Jalan Lingkar Weleri," ujar dia.




(apu/ams)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork