Sidang perdana kasus dugaan korupsi Bupati Pati Sudewo diwarnai aksi masyarakat Pati yang meminta Sudewo dibebaskan. Sudewo berterima kasih dan menganggap itu bukti warga masih sehati dengannya.
Masyarakat Pati mulai menggelar aksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, mulai pukul 08.30 WIB. Mereka membawa poster yang meminta Sudewo dibebaskan.
Para tahanan tampak hadir sekitar pukul 09.05 WIB. Saat mobil tahanan memasuki Pengadilan Tipikor, tampak massa aksi langsung menyerukan nama Sudewo dan tahanan lainnya.
Mereka tetap melangsungkan aksi hingga sidang Sudewo dan ketiga kepala desa telah selesai. Saat Sudewo keluar dan hendak menuju mobil tahanan, ia sempat menyapa dan menyalami pendukungnya.
Beberapa warga tampak mencium tangan Sudewo dan memberi dukungan. Mereka menyerukan 'Pak Dewo bebas!'. Istri Sudewo juga sempat terlihat menyalami para pendukung suaminya.
"(Tanggapannya dapat dukungan?) Alhamdulillah, itu berarti masyarakat mendukung saya," kata Sudewo usai sidang, Senin (15/6/2026).
Ia mengaku berterima kasih atas dukungan yang diterimanya dalam sidang perdana ini. Menurutnya, itu menandakan dirinya masih sehati dengan masyarakat.
"Saya berterima kasih atas dukungan tersebut, berarti warga Kabupaten Pati masih sehati seperjuangan untuk membangun Kabupaten Pati yang jauh lebih baik," ucapnya.
Sudewo yang sempat mengalami tensi tinggi saat dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Semarang, Kecamatan Semarang Timur itu pun hadir hari ini dengan kondisi fit. Ia menyebut, tensinya melonjak saat itu karena kelelahan perjalanan jauh.
"Kan baru datang, baru datang perjalanan jauh. Capek, perjalanan jauh," tuturnya.
Sementara itu istri Sudewo, Atik Kusdarwati, juga berterima kasih atas dukungan itu. Ia mengaku berharap suaminya bisa dibebaskan.
"Selanjutnya nanti karena ada perlawanan, nanti ada sidang berikutnya. Alhamdulillah ini pendukungnya Pak Dewo sangat banyak sekali. Berharap Pak Dewo bebas supaya bisa membangun Pati kembali," ungkapnya.
Ketua Aksi Pati Bangkit (APB), Sutirto, mengatakan ada sekitar 1.500 masyarakat dari Pati Utara, Pati Selatan, Pati Timur, Pati Tengah, yang datang ke Semarang menggunakan bus. Mereka meminta agar Sudewo dibebaskan.
"Aksi di depan pengadilan Tipikor Semarang ini adalah warga masyarakat Kabupaten Pati dengan hati nuraninya tersentuh supaya membebaskan pemimpin kami," kata Sutirto di halaman pengadilan, Senin (15/6).
Menurutnya, kepemimpinan Sudewo sangat diperlukan oleh masyarakat Pati. Massa aksi pun hadir dengan tiga tuntutan, yang jika tak dikabulkan, kata Sutirto, massa akan terus menggelar aksi di pengadilan.
"Tiga tuntutan rakyat Pati, pertama bebaskan Bapak Sudewo dari jeratan KPK. Kedua bersihkan nama baik Pak Sudewo dari sangkaan jual-beli jabatan. Ketiga pulangkan kembali Bapak Sudewo untuk kembali memimpin Kabupaten Pati," urainya.
Simak Video "Video Cak Imin Usul Buat Hotline Khusus Buntut Kekerasan Seksual di Ponpes Pati"
(apl/apu)