Kawanan pencuri beraksi membobol gereja di Tamansari, Boyolali. Sejumlah peralatan eletronik milik gereja tersebut raib digondol pencuri.
"Kejadian dugaan pencurian pertama kali diketahui oleh pendeta setempat. Saat datang ke gereja tadi, mendapati pintu sudah terbuka dan sejumlah barang elektronik sudah hilang," kata Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, Selasa (21/4/2026).
Kasus pencurian di tempat ibadah itu dialami Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Gunung Sinai di Dukuh Ngargowinangun, Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali. Kali pertama diketahui oleh pendeta setempat, Manasye Domiyanto (66) saat datang untuk membersihkan gereja dan beribadah, sekitar pukul 07.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun alangkah terkejutnya dia, sampai di gereja mendapati pintu samping sudah dalam keadaan terbuka. Engselnya terlepas dan terdapat bekas congkelan.
"Saat dicek ke dalam, sejumlah peralatan sudah tidak berada di tempat," jelasnya.
Sejumlah barang elektronik pendukung kegiatan ibadah hilang. Kejadian pencurian di gereja yang berada di wilayah lereng Gunung Merapi sisi timur tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Musuk pada pukul 10.00 WIB.
Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain, satu unit proyektor warna putih, 4 unit speaker aktif dan salah satunya hanya diambil bagian speakernya. Kemudian satu unit mixer 12 channel, satu unit lampu parled, 3 unit stand speaker, satu unit receiver mic wireless, 3 unit mikrofon, satu unit power rakitan, satu unit earphone amplifier dan kabel mic serta kabel speaker.
"Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 19 juta," imbuhnya.
Kapolsek Musuk, AKP Danang Wibakso, mengatakan setelah mendapat laporan kejadian itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Dari olah TKP, satu unit box speaker yang ditinggalkan pelaku diamankan petugas sebagai barang bukti.
"Saat ini kasus itu masih dalam tahap penyelidikan," kata dia.
(aku/dil)











































