Napi Nusakambangan Kabur Kini Dipindah ke Sel Pengamanan Supermaksimum

Napi Nusakambangan Kabur Kini Dipindah ke Sel Pengamanan Supermaksimum

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Rabu, 11 Mar 2026 09:02 WIB
Seorang napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang kemarin nekat mencoba kabur kini dimasukkan ke sel berpengamanan super.
Ilustrasi Penjara. Foto: Getty Images/iStockphoto/bortn76
Semarang -

Narapidana (napi) Lapas Nirbaya Nusakambangan yang berinisial SN nekat kabur hingga akhirnya ditangkap warga di wilayah Desa Kutawaru, Cilacap, kemarin. SN kini dimasukkan ke sel dengan pengamanan super maksimum.

"Tahanannya kita kembalikan, masukkan ke sel yang pengamanannya super ekstra kuat, yaitu di supermaksimum," kata Kasi Kamtib Lapas Nirbaya, Bergi Riyadi saat dihubungi detikJateng, Selasa (10/3/2026).

Atas tindakannya, SN juga tidak akan mendapatkan hak integrasi seperti remisi, pembebasan bersyarat (PB), maupun cuti bersyarat (CB).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia tidak akan mendapatkan hak integrasi, tidak mendapat remisi, tidak bisa mengurus hak integrasinya seperti PB dan CB. Untuk penambahan hukuman tidak ada, karena dia bukan melakukan pengembangan tindak kriminal lainnya.," terangnya.

Kepala Pengamanan Lapas Nirbaya, Mukhtar menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kejadian tersebut, termasuk kemungkinan menambah personel pengamanan. Saat ini personel di Lapas Nirbaya ada sekitar 37 orang.

ADVERTISEMENT

"Setiap Rupam (regu pengamanan) itu sekarang jumlahnya hanya 4 orang. 4 orang itu mengampu narapidana 243. Jadi kalau lihat dari situ, memang sangat-sangat jauh dari ideal," ungkapnya.

"Kalau lapas yang kelas minimum security, mestinya satu petugas itu (mengampu) 5 orang. Makanya kami sangat butuh tenaga untuk menutup kekurangan itu," sambungnya.

Hal itu dikarenkam Lapas Nirbaya merupakan lapas yang berfokus pada pembinaan. Beberapa kegiatan yang dijalankan antara lain produksi tepung mokaf, pembuatan es krim, konveksi, pupuk, hingga pertanian yang melibatkan puluhan warga binaan.

"Kegiatan di sini memang lebih ke pembinaan agar mereka punya keterampilan saat kembali ke masyarakat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang narapidana (napi) dikabarkan kabur dari kawasan Pulau Nusakambangan. Napi itu sempat berhasil kabur ke wilayah Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Wari, warga RT 05 RW 02 Kelurahan Kutawaru, mengatakan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, pada Senin (9/3). Napi itu menyeberang dari Nusakambangan menuju wilayah Dusun Ciperet, Kelurahan Kutawaru, melalui jalur laut menggunakan perahu nelayan.

"Sekitar jam 19.30 WIB, waktu warga sedang tarawih," kata Wari saat dihubungi detikJateng, Selasa (10/3/2026).




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads