Polisi menerapkan pengamanan di Pengadilan Negeri (PN) Pati jelang sidang vonis terdakwa Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto. Salah satunya adalah pemasangan kawat berduri di depan gedung pengadilan.
Pantauan detikJateng, terlihat pintu utama masuk PN pun tertutup dengan pagar kawat berduri. Hanya ada satu pintu jalur ke dalam PN Pati.
Sementara sebelah sisi timur PN Pati, terdapat posko mengawal sidang putusan terdakwa Botok dan Teguh. Di posko terlihat sudah ada tumpukan ratusan kardus air mineral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas PN Pati, Retno Lastiani, menjelaskan sidang putusan perkara terdakwa Botok dan Teguh akan digelar besok Kamis (5/3) di ruang Cakra Pengadilan Negeri Pati. Sesuai jadwal sidang akan mulai digelar pukul 09.00 WIB.
"Seperti yang disampaikan majelis hakim di hari Jumat (27/2), agenda persidangan besok akan dibacakan putusan oleh majelis hakim jam 09.00 WIB di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Pati," jelas Retno ditemui di PN Pati, Rabu (4/3/2026).
Situasi di depan Pengadilan Negeri Pati menjelang sidang putusan terdakwa Botok dan Teguh, Rabu (4/3/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng |
Terkait pengamanan dan pemasangan pagar kawat berduri, pihaknya berkomunikasi dengan kepolisian.
"Terkait dengan pengamanan kita berkoordinasi dengan kepolisian," ujarnya.
Terpisah Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, mengatakan polisi tengah menyiapkan untuk pengamanan. Terkait dengan personel, dia belum mengetahui secara pasti.
"Masih dalam persiapan," jelas Hafid saat dihubungi.
Diberitakan sebelumnya, sidang vonis kasus pemblokiran jalan dengan terdakwa Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto digelar di PN Pati, Kamis (5/3). Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyebut, sejumlah tokoh akan hadir untuk mengawal sidang vonis tersebut.
"Persiapan sidang mengawal Mas Botok dan Pak Teguh pada 5 Maret 2026," jelas Perwakilan AMPB, Novi Andreanta, ditemui di posko pengawalan sidang Botok cs depan PN Pati, Selasa (3/3).
Novi menyebut, kedua terdakwa yang merupakan AMPB mendapatkan dukungan sejumlah tokoh masyarakat. Mulai dari Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto hingga putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wahid.
"Kita banyak sekali mendapatkan support dari masyarakat termasuk juga support dari Mas Tiyo Ketua BEM UGM, termasuk juga Cak Sholeh. Kemudian ada juga Mbak Inayah Wahid," jelas dia.
Novi mengatakan, ketiga tokoh tersebut akan hadir ke PN Pati, Kamis (5/3).
"Beliau bertiga merapat ke PN Pati besok Kamis," Novi melanjutkan.

